logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Pakusari

Camat Pakusari Apresiasi Keberlanjutan Program Insentif Guru Ngaji dalam Rakor dan Halal Bihalal Kecamatan

  • 29 Maret 2026
  • Dibaca 120 Kali
Bagikan Via:
camat-pakusari-apresiasi-keberlanjutan-program-insentif-guru-ngaji-dalam-rakor-dan-halal-bihalal-kecamatan-20260330

Camat Pakusari Apresiasi Keberlanjutan Program Insentif Guru Ngaji dalam Rakor dan Halal Bihalal Kecamatan

JEMBER, 29 MARET 2026 - Camat Pakusari, Rifendi, memberikan apresiasi setinggi-langit terhadap keberlanjutan program insentif bagi guru ngaji yang dinilai sebagai pilar penting dalam penguatan karakter religius masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan langsung di sela-sela acara Halal Bihalal sekaligus Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Kantor Kecamatan Pakusari pada Jumat, 27 Maret 2026.

​Dalam sambutannya, Rifendi menegaskan bahwa insentif ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk pengakuan negara atas dedikasi tanpa pamrih para pendidik Al-Qur'an. Menurutnya, guru ngaji memiliki peran krusial dalam membentengi moral generasi muda di tengah arus modernisasi yang semakin menantang.

​"Kami sangat mengapresiasi kebijakan pemerintah yang terus konsisten memperhatikan kesejahteraan para guru ngaji. Program ini adalah suntikan semangat bagi mereka yang selama ini berjuang di garda terdepan dalam menjaga akhlak anak-anak kita di desa-desa," ujar Rifendi di hadapan kepala desa dan tamu undangan yang hadir.

​Acara yang berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh kekeluargaan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi pasca-Ramadhan. Selain merayakan Idul Fitri, rapat koordinasi ini juga fokus pada evaluasi pendataan penerima insentif agar lebih tepat sasaran dan transparan.

​Rifendi menekankan pentingnya validasi data yang akurat dari tingkat desa. Hal ini bertujuan agar tidak ada guru ngaji yang terlewatkan dalam proses administrasi. Beliau berharap, dengan adanya koordinasi yang solid antar-instansi, penyaluran insentif dapat berjalan lebih lancar tanpa kendala teknis yang berarti.

​"Target kita adalah akurasi. Jangan sampai mereka yang sudah mengabdi puluhan tahun justru tidak terdata. Koordinasi hari ini memastikan semua hak guru ngaji tersampaikan dengan baik," tambahnya.

​Selain membahas aspek administratif, Rakor tersebut juga mengulas dampak positif program ini terhadap ekonomi lokal. Meski nilainya mungkin tidak sebanding dengan jasa besar yang diberikan, insentif tersebut terbukti mampu membantu operasional tempat pengajian anak (TPA) dan kebutuhan dasar para pengajar.

​Melalui pertemuan ini, Kecamatan Pakusari berkomitmen untuk terus menjadi jembatan yang efektif antara kebijakan pemerintah daerah dengan kebutuhan riil masyarakat di tingkat akar rumput. (zal)

Galeri Foto