CAMAT SILO BERSAMA BUPATI JEMBER TUNDUKKAN KEPALA, BERI PENGHORMATAN TERTINGGI UNTUK KKN KOLABORATIF
- 25 Agustus 2026
- Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
CAMAT SILO BERSAMA BUPATI JEMBER TUNDUKKAN KEPALA, BERI PENGHORMATAN TERTINGGI UNTUK KKN KOLABORATIF
CAMAT SILO BERSAMA BUPATI JEMBER TUNDUKKAN KEPALA, BERI PENGHORMATAN TERTINGGI UNTUK KKN KOLABORATIF
JEMBER – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai kegiatan penarikan Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif tingkat Kabupaten Jember yang digelar di Alun-Alun Jember pada Senin, 24 Agustus 2026. Dalam momen tersebut, Camat Silo Bagas Wahyudi Witjaksono, S.E turut hadir dan bersama-sama Bupati Jember Muhammad Fawait, serta jajaran OPD menundukkan kepala sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada para mahasiswa KKN Kolaboratif.
Acara ini menjadi penutup resmi dari pengabdian selama satu bulan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang telah diterjunkan di desa-desa se-Kabupaten Jember, termasuk 9 desa di wilayah Kecamatan Silo. Ribuan mahasiswa, dosen pembimbing, kepala desa, dan tamu undangan memadati Alun-Alun Jember sejak pagi.
Dalam sambutannya, Bupati Jember Gus Fawait menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh mahasiswa KKN Kolaboratif. Menurut beliau, pengabdian mahasiswa selama di desa merupakan wujud nyata kontribusi generasi muda dalam membangun Jember.
“Adik-adik mahasiswa adalah duta perubahan. Kalian datang, belajar bersama masyarakat, dan meninggalkan jejak kebaikan. Pemerintah Kabupaten Jember bangga atas dedikasi kalian,” ujar Gus Fawait.
Puncak acara terjadi ketika seluruh pimpinan daerah, termasuk Camat, Kepala OPD, dan Bupati Jember, bersama-sama menundukkan kepala. Gerakan simbolis ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan terima kasih kepada mahasiswa yang telah rela mengabdikan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk masyarakat desa.
Camat Silo Bagas Wahyudi Witjaksono, S.E yang hadir menyampaikan bahwa momen tersebut sangat berkesan bagi dirinya pribadi maupun bagi masyarakat Silo.
“Kami di Kecamatan Silo merasa sangat terhormat. Melihat Bapak Bupati bersama seluruh OPD menundukkan kepala untuk para mahasiswa, itu adalah pelajaran tentang kerendahan hati dan penghargaan terhadap pengabdian. Ini akan kami bawa pulang dan sampaikan kepada masyarakat Silo,” ungkap Camat Bagas.
Selama satu bulan, mahasiswa KKN Kolaboratif di Kecamatan Silo telah melaksanakan berbagai program di 9 desa, yaitu Desa Sempolan, Pace, Mulyorejo, Harjomulyo, Karangharjo, Sumberjati, Sidomulyo, Silo, dan Garahan. Program yang dijalankan meliputi bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, pertanian, dan pemberdayaan pemuda.
Di bidang pendidikan, mahasiswa mengadakan bimbingan belajar, pelatihan guru TPQ, dan gerakan literasi desa. Di bidang kesehatan, mereka berkolaborasi dengan posyandu, penyuluhan stunting. Sementara di bidang ekonomi, mahasiswa membantu UMKM dalam marketing.
Camat Bagas menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa KKN memberi dampak nyata bagi masyarakat. Banyak program yang sebelumnya sulit berjalan, kini bisa terlaksana karena adanya sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga.
“Anak-anak KKN ini luar biasa. Mereka tidak hanya membawa ilmu, tapi juga semangat baru. Masyarakat Silo sangat terbantu. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut,” tambahnya.
Selain penarikan KKN, acara di Alun-Alun Jember juga dirangkai dengan penyerahan cinderamata dari Bupati Jember kepada perwakilan mahasiswa.
Para mahasiswa yang hadir mengaku terharu dengan penghormatan yang diberikan oleh Bupati dan seluruh jajaran pemerintah daerah.
“Kami tidak menyangka akan mendapat penghormatan seperti ini. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkontribusi, tidak hanya saat KKN, tapi juga setelah lulus nanti,” ujar salah satu koordinator KKN Kolaboratif.
Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Gus Fawait dalam mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat.
Di akhir acara, Camat Silo bersama Bupati Jember dan OPD lainnya kembali menyalami satu per satu mahasiswa. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menjadi penutup yang manis bagi pengabdian KKN Kolaboratif tahun ini.
Dengan semangat kebersamaan ini, Kecamatan Silo optimis program-program yang telah dirintis mahasiswa dapat dilanjutkan oleh pemerintah desa dan masyarakat. “Mari kita jaga warisan baik ini. Semoga Jember semakin maju dengan kolaborasi,” pungkas Camat Bagas.