DPUPR Jember Dorong Penataan Bantaran Sungai Jadi Ruang Terbuka Hijau dan Edukasi Lingkungan
- 10 April 2026
- Dibaca 201 Kali
Bagikan Via:
DPUPR Jember Dorong Penataan Bantaran Sungai Jadi Ruang Terbuka Hijau dan Edukasi Lingkungan
JEMBER, 10 APRIL 2026 - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember terus mendorong penataan bantaran sungai sebagai ruang publik yang bermanfaat. Salah satu upaya tersebut terlihat dalam kegiatan “Jumat Sehat dan Bersih” yang digelar pada Jumat, 10 April 2026, di Desa Panti, Kecamatan Panti.
Kegiatan ini melibatkan lintas sektoral dari tujuh desa, terdiri atas unsur Muspika, KUA, Puskesmas, serta Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) wilayah Rambipuji. Rangkaian acara diawali dengan senam sehat bersama, dilanjutkan pemeriksaan kesehatan gratis, dan diakhiri dengan kerja bakti membersihkan sungai.
DPUPR Jember melalui jajaran sumber daya air turut berperan aktif dalam mendukung kegiatan tersebut, khususnya dalam menjaga fungsi sungai dan sistem irigasi agar tetap optimal. Penataan bantaran sungai yang dilakukan juga diarahkan menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang memiliki nilai ekologis, sosial, dan ekonomi.
Camat Panti, Hendra Kusuma, S.Sos., yang hadir bersama Kepala Desa Panti Suroso serta Koordinator Sumber Daya Air wilayah Rambipuji, Mohamad Yasin, S.AP., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah bersama dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
“Kegiatan ini diawali dengan senam sehat lintas sektoral, dilanjutkan pemeriksaan kesehatan gratis, dan diakhiri dengan bersih-bersih sungai sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Menurutnya, selama ini wilayah Panti kerap dikaitkan dengan potensi bencana seperti banjir dan angin kencang. Oleh karena itu, diperlukan perubahan pola pikir masyarakat dengan menggali potensi yang ada, salah satunya melalui pemanfaatan sungai.
“Sungai tidak hanya berfungsi sebagai saluran pengairan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana rekreasi, ruang interaksi, serta sumber kehidupan masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya sungai, agar tidak dijadikan tempat pembuangan sampah.
“Menjaga alam adalah bentuk tanggung jawab bersama. Jika alam kita jaga, maka alam juga akan menjaga kita,” tegasnya.
Sementara itu, DPUPR Jember berharap penataan bantaran sungai di Desa Panti dapat menjadi contoh pengelolaan ruang publik berbasis lingkungan yang berkelanjutan. Ke depan, kawasan ini diproyeksikan berkembang menjadi destinasi wisata gratis yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. (and)