logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Cuaca Jember Cerah, BPBD Tetap Ingatkan Warga Waspada Angin Kencang dan Aktivitas Gunung Raung

  • 13 Maret 2026
  • Dibaca 362 Kali
Bagikan Via:
cuaca-jember-cerah-bpbd-tetap-ingatkan-warga-waspada-angin-kencang-dan-aktivitas-gunung-raung-20260314

Cuaca Jember Cerah, BPBD Tetap Ingatkan Warga Waspada Angin Kencang dan Aktivitas Gunung Raung

JEMBER, 13 MARET - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melaporkan, kondisi cuaca di wilayah kabupaten setempat pada Jumat 13 Maret 2026 pagi, terpantau cerah di sebagian besar wilayah.

Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang serta aktivitas vulkanik Gunung Raung yang saat ini berstatus Level II atau Waspada.

Laporan harian yang dirilis oleh Pusat Pengendalian Operasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Jember pada pukul 09.25 WIB, menyebutkan hasil pemantauan visual di 31 kecamatan menunjukkan kondisi cuaca relatif cerah.

Sementara itu, berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG), cuaca di wilayah Jember diperkirakan cerah berawan dengan suhu berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius dan tingkat kelembaban mencapai 60 hingga 99 persen.

Selain itu, kecepatan angin tercatat mencapai 28 kilometer per jam dengan arah dominan dari barat daya. Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai oleh masyarakat, terutama bagi warga yang beraktivitas di ruang terbuka maupun di kawasan pesisir selatan Jember.

Pada sektor kelautan, tinggi gelombang di perairan selatan Jember dilaporkan berada pada kisaran 1,25 hingga 2,5 meter yang masuk kategori sedang.

Kondisi ini perlu menjadi perhatian bagi nelayan maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar wilayah pesisir agar tetap memperhatikan faktor keselamatan.

Selain pemantauan cuaca dan kondisi laut, BPBD juga memberikan informasi terkait aktivitas Gunung Raung yang saat ini berada pada status Level II atau Waspada.

Dalam rekomendasinya, masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak mendekati pusat erupsi di kawah puncak dalam radius tiga kilometer serta tidak bermalam di kawasan kaldera gunung tersebut.

Kepala Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Jember, Dr. Drs. Edy Budi Susilo, M.Si, menyampaikan bahwa pemantauan kondisi cuaca dan potensi bencana terus dilakukan secara rutin untuk memastikan kesiapsiagaan daerah.

“Kami terus melakukan monitoring kondisi cuaca, aktivitas gunung api, serta potensi bencana hidrometeorologi di seluruh wilayah Jember,” ujarnya.

“Meskipun saat ini kondisi relatif aman dan belum ada laporan kejadian bencana, masyarakat tetap kami imbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi angin kencang,” sambungnya.

Ia juga menambahkan, Pusdalops-PB BPBD Jember secara rutin melakukan pemantauan melalui berbagai sarana komunikasi, termasuk radio komunikasi, media sosial, serta koordinasi dengan instansi terkait.

Dalam kegiatan operasional harian, tim Pusdalops juga melaksanakan roll call komunikasi dengan BNPB melalui frekuensi radio 11.473.50 MHz, melakukan pemantauan alat komunikasi, serta monitoring kondisi wilayah di 31 kecamatan di Kabupaten Jember.

Selain itu, BPBD juga mengoperasikan Posko Siaga Hidrometeorologi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama periode musim hujan 2025–2026.

Hingga laporan ini diterbitkan, BPBD Kabupaten Jember memastikan tidak ada laporan kejadian bencana di wilayah Jember. Namun pemantauan dan koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan guna memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga. (bob)

Galeri Foto