logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ledokombo

Ledokombo Kawal Program MBG, Camat Tinjau Distribusi Perdana SPPG Lembengan 01 untuk 571 Siswa

  • 12 Mei 2026
  • Dibaca 163 Kali
Bagikan Via:
ledokombo-kawal-program-mbg-camat-tinjau-distribusi-perdana-sppg-lembengan-01-untuk-571-siswa-20260513

Ledokombo Kawal Program MBG, Camat Tinjau Distribusi Perdana SPPG Lembengan 01 untuk 571 Siswa

JEMBER, 12 MEI 2026 - Pemerintah Kecamatan Ledokombo terus mengawal pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya. Pada Selasa pagi, 12 Mei 2026, jajaran Muspika bersama pengelola melakukan monitoring pendistribusian awal SPPG Lembengan 01 yang dikelola Yayasan Pendidikan dan Sosial Aura Srikandi Muda Sejahtera Bersama di Dusun Krajan 1 RT 002 RW 001, Desa Lembengan.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Nino Eka Putra Wahyu Ramadhonni, S.STP., M.Si. sebagai bagian dari pengawasan awal terhadap operasional dapur penyedia layanan MBG. Turut hadir unsur TNI-Polri, perangkat kecamatan, pemerintah desa, pengurus yayasan, mitra SPPG, serta seluruh staf dan pekerja dapur layanan.

Dalam sambutannya, Kepala SPPG Lembengan 01 Hanafia Ronafta menyampaikan rasa syukur atas dimulainya operasional layanan tersebut. Ia menilai keberadaan SPPG menjadi bagian penting dari dukungan daerah terhadap program prioritas nasional.

“Ini bukan sekadar dapur umum, tetapi pusat pelayanan pemenuhan gizi yang akan berkontribusi langsung pada tumbuh kembang generasi. Kami berharap semua proses berjalan lancar dan membawa manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Ledokombo Nino Eka Putra Wahyu Ramadhonni, S.STP., M.Si. menekankan pentingnya menjaga integritas pelayanan sejak tahap awal. Menurutnya, program ini harus dijalankan dengan semangat pengabdian sekaligus disiplin terhadap standar nasional.

“Kita niatkan ini sebagai ibadah dan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Karena yang dilayani adalah anak-anak, maka seluruh tahapan mulai pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan wajib memenuhi standar higienis nasional. Jangan sampai ada celah yang menurunkan kualitas layanan,” tegasnya.

Dari unsur kepolisian, Antok Efendi yang hadir mewakili Kapolsek menjelaskan bahwa SPPG merupakan unit operasional yang dibentuk oleh Badan Gizi Nasional bersama mitra sebagai pelaksana distribusi MBG di lapangan. Menurutnya, pengawasan kualitas harus menjadi perhatian bersama agar seluruh layanan sesuai ketentuan keamanan pangan.

Sedangkan perwakilan Koramil, Abd. Aziz menyampaikan apresiasi atas mulai beroperasinya layanan tersebut. Ia berharap program ini menjadi langkah nyata menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Rangkaian kegiatan diawali pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan, dilanjutkan pengecekan fasilitas dapur, pemotongan tumpeng sebagai simbol pembukaan operasional, ramah tamah, doa bersama, hingga penutup. Pemeriksaan lapangan dilakukan menyeluruh terhadap area produksi, penyimpanan bahan, sanitasi, hingga distribusi.

Hasil monitoring menunjukkan beberapa catatan teknis yang perlu segera ditindaklanjuti. Di antaranya belum tersedianya rak khusus di area penyimpanan makanan, serta kondisi lantai di lokasi pencucian bahan makanan yang dinilai lebih rendah dari aliran drainase. Temuan tersebut dicatat sebagai bahan evaluasi agar sarana dapur memenuhi standar kebersihan dan keamanan.

SPPG Lembengan 01 saat ini melayani empat lembaga pendidikan di Desa Lembengan dan Desa Sumberbulus, meliputi SDN Lembengan 01 sebanyak 257 siswa, SDN Sumberbulus 01 sebanyak 276 siswa, MTs Raudatul Ulum sebanyak 14 siswa, dan KB Raudatul Ulum sebanyak 24 siswa. Total penerima manfaat pada tahap awal mencapai 571 siswa.

Ketua yayasan, Zainul Alim menyampaikan pihaknya siap menindaklanjuti seluruh hasil evaluasi. Menurutnya, masukan dari pemerintah dan Muspika menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas operasional.

“Masukan hari ini sangat penting bagi kami. Kekurangan yang ditemukan akan segera diperbaiki agar layanan benar-benar memenuhi standar yang diharapkan pemerintah dan masyarakat,” katanya.

Kegiatan monitoring ditutup dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. Pemerintah Kecamatan Ledokombo menegaskan akan terus melakukan pendampingan dan evaluasi berkala agar program MBG melalui SPPG Lembengan 01 dapat berjalan optimal, tepat sasaran, serta memberi dampak nyata terhadap peningkatan gizi anak-anak di wilayah setempat. (yus)

Galeri Foto