Tekan Kemiskinan, Kemensos Salurkan Bansos PKH dan BPNT di Sukorambi
- 30 Maret 2026
- Dibaca 1453 Kali
Bagikan Via:
Tekan Kemiskinan, Kemensos Salurkan Bansos PKH dan BPNT di Sukorambi
JEMBER, 30 MARET 2026 - Pemerintah melalui Kementerian Sosial mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) perluasan tahun 2026 di Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember.
Penyaluran yang berlangsung pada Senin, 30 Maret 2026 ini, dilaksanakan melalui PT Pos Indonesia dengan sistem layanan langsung di Pendopo Kecamatan Sukorambi, guna mempermudah akses bagi penerima manfaat.
Langkah ini sejalan dengan arahan Gus Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc, yang dikenal sebagai seorang pemimpin yang terus berinovasi dalam menghadirkan pelayanan publik yang mudah dijangkau, cepat, dan dekat dengan masyarakat, khususnya bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Camat Sukorambi, Musyaffa, S.HI., M.M., menegaskan bahwa program bansos merupakan langkah konkret dan komitmen pemerintah dalam menekan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Bantuan ini harus dimanfaatkan secara tepat untuk kebutuhan hidup sehari-hari, bukan untuk memenuhi gaya hidup. Kami ingin bantuan ini benar-benar memberi dampak bagi keluarga penerima,” tegasnya.
Sebanyak 145 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan tersebut. Mereka berasal dari lima desa, yakni Sukorambi (67 KPM), Dukuhmencek (15 KPM), Klungkung (18 KPM), Karangpring (35 KPM), dan Jubung 10 KPM).
Kasi PMKS Kecamatan Sukorambi, Yuni Soehono, S.Sos, menjelaskan bahwa besaran bantuan disesuaikan dengan komponen penerima, meliputi anak usia sekolah, balita, ibu hamil, serta lanjut usia.
“Penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia karena sebagian KPM belum memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), sehingga pencairan difasilitasi secara langsung di kecamatan tanpa potongan biaya apa pun,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, KPM diwajibkan hadir dengan membawa KTP asli untuk proses verifikasi sebelum bantuan disalurkan.
Koordinator Tim PKH Kecamatan Sukorambi, Deddi Irwanto, S.T., menambahkan bahwa seluruh KPM wajib mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas secara rutin.
“Setiap bulan, KPM harus mengikuti Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) yang didampingi petugas PKH di masing-masing wilayah. Ini penting untuk mendorong kemandirian keluarga,” jelasnya.
Salah satu penerima, Samsuri (73), warga Dusun Krajan, Desa Sukorambi, mengaku bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Saya sangat bersyukur. Terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta Bupati Jember Muhammad Fawait. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami,” ujarnya.
Penyaluran bansos ini diharapkan mampu memperkuat perlindungan sosial sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (hus)