logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Umum, Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Kepala BGN Sebut Jember Jadi Percontohan Nasional Data MBG

  • 17 April 2026
  • Dibaca 547 Kali
Bagikan Via:
kepala-bgn-sebut-jember-jadi-percontohan-nasional-data-mbg-20260417

Kepala BGN Sebut Jember Jadi Percontohan Nasional Data MBG

JEMBER, 17 APRIL 2026 – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dr. Ir. Dadan Hindayana, melakukan kunjungan ke Kabupaten Jember pada Kamis, 16 April 2026, untuk meresmikan Dapur SPPG Cahaya Solawat Nusantara milik Pondok Pesantren Nurul Chotib di Desa Wringin Agung, Kecamatan Jombang.

Dalam kunjungan tersebut, Dadan menyampaikan bahwa Kabupaten Jember kerap dijadikan percontohan nasional, terutama dalam pendataan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Jember ini selalu kami sampaikan di setiap forum pertemuan sebagai contoh. Di sini, pendataan penerima manfaat cukup baik. Ditambah lagi, data penerima manfaat tambahan selalu akurat dan lengkap, sehingga bisa dicontoh oleh daerah lain,” ujar Dadan.

Dadan menjelaskan, dengan jumlah penduduk Jember yang mencapai 2,6 juta jiwa, keberadaan 280 SPPG dinilai masih belum mencukupi. Ia menyebutkan, Jember membutuhkan sekitar 400 SPPG.

“Dengan jumlah penduduk yang besar, Jember membutuhkan 400 SPPG. Jika semuanya berdiri, maka akan ada perputaran uang di Jember per tahun sekitar Rp4 triliun lebih,” jelasnya.

Selain itu, Dadan juga menilai komitmen Pemerintah Kabupaten Jember terhadap program MBG terlihat nyata. Hal ini dibuktikan dengan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan MBG yang mampu menumbuhkan optimisme serta memberikan dampak signifikan, terutama dalam mendorong ekonomi lokal.

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., menyampaikan bahwa program MBG di Jember mendapat respons positif dari masyarakat. Hal tersebut dirasakannya saat melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah.

“Masyarakat Jember menyambut baik adanya program MBG. Saat kami turun ke sekolah-sekolah maupun ketika siaran langsung di media sosial, banyak masyarakat yang menanyakan kapan akan menerima MBG. Ini menjadi bukti bahwa masyarakat merespons positif program tersebut,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, program yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo tersebut tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga mendorong pergerakan ekonomi daerah. (ai)

Galeri Foto