Tangis Haru Muani, Penerima Manfaat RTLH di Pakusari: Mimpi Punya Rumah Layak Akhirnya Terwujud
- 22 April 2026
- Dibaca 137 Kali
Bagikan Via:
Tangis Haru Muani, Penerima Manfaat RTLH di Pakusari: Mimpi Punya Rumah Layak Akhirnya Terwujud
JEMBER, 22 APRIL 2026 - Raut bahagia terpancar dari wajah Muani, seorang warga Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, saat menyaksikan progres pembangunan rumahnya. Muani merupakan salah satu penerima manfaat dari program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang digulirkan pemerintah tahun ini.
Ucapan terima kasih yang mendalam pun ia sampaikan atas bantuan yang telah mengubah kondisi tempat tinggalnya menjadi lebih aman dan sehat bagi seluruh anggota keluarga.
Program perbaikan hunian di wilayah Kecamatan Pakusari tahun ini menyasar empat penerima bantuan yang seluruhnya berlokasi di Desa Sumberpinang.
Bantuan ini difokuskan bagi warga prasejahtera yang kondisi rumahnya sudah tidak memenuhi standar keamanan, terutama pada bagian konstruksi atap yang sering bocor, lantai yang masih tanah, serta dinding yang sudah rapuh dimakan usia.
Dalam pernyataannya, Muani mengungkapkan rasa syukur yang luar biasa karena impian untuk memperbaiki rumah yang selama ini rusak parah akhirnya dapat terwujud melalui intervensi pemerintah.
Sebelumnya, ia mengaku kerap merasa cemas saat cuaca buruk melanda, mengingat kondisi bangunan yang sudah tidak layak huni. Baginya, bantuan ini bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan pemberian rasa aman yang telah lama dinantikan.
"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah serta semua pihak yang sudah peduli. Dengan adanya bantuan ini, keluarga saya tidak lagi merasa takut kalau ada hujan atau angin kencang. Sekarang rumah kami sudah jauh lebih kuat, nyaman, dan layak untuk ditempati sehari-hari," ujar Muani, Rabu 22 April 2026.
Pemerintah Kecamatan Pakusari memastikan bahwa pemilihan empat titik lokasi di Desa Sumberpinang telah melalui proses seleksi dan verifikasi lapangan yang sangat ketat. Hal ini dilakukan agar bantuan stimulan perumahan tersebut benar-benar tepat sasaran dan menjangkau warga yang memiliki urgensi paling tinggi.
Selain memprioritaskan tingkat kerusakan struktural yang membahayakan, pelaksanaan program ini juga mengedepankan aspek kesehatan lingkungan seperti sanitasi dan ventilasi udara yang lebih baik.
Proses renovasi di Desa Sumberpinang juga menunjukkan kuatnya solidaritas warga, di mana pembangunan dilakukan dengan semangat gotong royong antar tetangga untuk mempercepat penyelesaian rumah.
Keberhasilan program di desa ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Kecamatan Pakusari dalam upaya menuntaskan permasalahan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan dasar berupa tempat tinggal yang layak dan sehat. (zal)