logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

Dari Benih hingga Pupuk, Jember Perkuat Fondasi Produksi Pertanian dari Hulu

  • 07 Juni 2026
  • Dibaca 13 Kali
Bagikan Via:
dari-benih-hingga-pupuk-jember-perkuat-fondasi-produksi-pertanian-dari-hulu-20260607

Dari Benih hingga Pupuk, Jember Perkuat Fondasi Produksi Pertanian dari Hulu

JEMBER, 7 JUNI 2026 — Keberhasilan sektor pertanian tidak dimulai saat panen tiba, melainkan sejak benih ditanam dan kebutuhan budidaya terpenuhi. Kesadaran itulah yang mendorong Pemerintah Kabupaten Jember memperkuat dukungan kepada petani melalui bantuan benih dan pupuk sebagai bagian dari upaya menjaga produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari program prioritas sektor pertanian yang dipaparkan dalam kegiatan Pro Guse Update di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Jember, Sabtu, 6 Juni 2026. Program ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jember dan pemerintah pusat dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian dari hulu hingga hilir.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan bahwa dukungan terhadap petani tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur dan bantuan alat mesin pertanian, tetapi juga melalui penyediaan benih dan pupuk yang menjadi kebutuhan dasar dalam proses budidaya.

Pada tahun 2026, pemerintah menyalurkan bantuan benih jagung untuk lahan seluas 3.540 hektare. Selain itu, tersedia pula bantuan benih padi, bibit kopi, serta program bongkar ratoon tebu yang menjangkau sekitar 2.554 hektare. Berbagai bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung peningkatan produktivitas sejumlah komoditas unggulan di Kabupaten Jember.

Menurut Fawait, bantuan benih menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga keberlanjutan produksi pertanian. Karena itu, pemerintah terus berupaya menghadirkan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan petani di lapangan.

"Ada juga bantuan bibit jagung untuk 3.540 hektar para petani jagung kita di Kabupaten Jember. Kemudian juga ada berbagai bantuan jenis bibit. Ada juga bibit padi, ada bibit kopi, ada juga bantuan bongkar ratoon untuk 2.554 hektar," ujarnya.

Selain bantuan benih, perhatian juga diberikan pada ketersediaan pupuk subsidi. Pemerintah daerah melalui Dinas TPHP terus melakukan pengawalan agar pupuk dapat diterima oleh petani yang berhak sesuai ketentuan. Upaya tersebut dinilai penting mengingat pupuk menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi hasil produksi pertanian.

Dalam paparannya, Fawait menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan distribusi pupuk subsidi berjalan dengan baik dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Saya telah minta kepada jajaran TPHP untuk melakukan pengawalan, pengawasan, untuk memastikan bahwa yang mempunyai hak mendapatkan pupuk subsidi untuk dikawal sehingga mereka bisa mendapatkan dan tidak ada kesulitan kembali," katanya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah pusat telah menambah kuota pupuk subsidi secara nasional. Kondisi tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi petani dalam memperoleh pupuk, sekaligus mendukung peningkatan produktivitas di berbagai komoditas pertanian.

Dinas TPHP Kabupaten Jember menjadi salah satu perangkat daerah yang berperan dalam proses pengawasan dan pendampingan tersebut. Selain memastikan bantuan tersalurkan sesuai sasaran, dinas juga bertugas mengidentifikasi kebutuhan petani sehingga program yang diberikan benar-benar mendukung peningkatan produksi.

Melalui penguatan akses terhadap benih dan pupuk, Pemerintah Kabupaten Jember berharap produktivitas pertanian dapat terus meningkat. Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan sektor pangan tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar petani sejak awal proses budidaya. (fan)

Galeri Foto