logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pendidikan

Dari Juara Nasional ke Dunia Digital, Ibrahim Al Ayyubi Sidiq Bermimpi Menjadi YouTuber Edukatif

  • 17 Juli 2026
  • Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
dari-juara-nasional-ke-dunia-digital-ibrahim-al-ayyubi-sidiq-bermimpi-menjadi-youtuber-edukatif-20260718

Dari Juara Nasional ke Dunia Digital, Ibrahim Al Ayyubi Sidiq Bermimpi Menjadi YouTuber Edukatif

JEMBER, 17 JULI 2026 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SDN Kepatihan 1 Jember. Ibrahim Al Ayyubi Sidiq, siswa kelas 6C, berhasil meraih medali emas tingkat nasional pada ajang Jenius National Science Competition (JNSC) bidang studi bahasa Inggris.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, serta dukungan dari sekolah dan keluarga mampu mengantarkan siswa meraih prestasi di tingkat nasional.

Di balik keberhasilannya menguasai bahasa Inggris, Ibrahim ternyata memiliki impian yang berbeda. Ia bercita-cita menjadi seorang YouTuber yang dapat menghadirkan konten kreatif sekaligus edukatif.

Menurutnya, dunia digital dapat menjadi sarana untuk berbagi ilmu, pengalaman, dan memberikan inspirasi kepada anak-anak seusianya.

"Saya ingin menjadi YouTuber karena bisa membuat konten yang bermanfaat dan menghibur. Saya juga ingin berbagi ilmu bahasa Inggris supaya teman-teman semakin semangat belajar," ujar Ibrahim dengan penuh percaya diri, Jumat 17 Juli 2026.

Prestasi yang diraih Ibrahim bukanlah hasil yang datang dalam semalam. Sebelum mengikuti kompetisi, ia telah membangun kebiasaan belajar yang disiplin.

Setiap hari, ia membuat jadwal sendiri agar waktu antara belajar, berlatih, bermain, dan beristirahat tetap seimbang. Menurut Ibrahim, kedisiplinan menjadi kunci utama untuk menjaga semangat belajar.

Dengan jadwal yang teratur, ia tetap dapat menikmati masa kecilnya tanpa mengabaikan tanggung jawab sebagai pelajar.

"Sebelum lomba saya membuat jadwal sendiri. Ada waktu untuk belajar, latihan, bermain, dan istirahat. Dengan begitu saya tidak merasa terbebani dan bisa belajar lebih fokus," ungkapnya.

Keberhasilan Ibrahim juga tidak lepas dari peran besar guru dan keluarga. Di sekolah, ia selalu mendapatkan pendampingan dari wali kelasnya, Rofiqtul Badriah, yang terus memberikan motivasi dan membimbingnya selama persiapan kompetisi.

Menurut Rofiqtul, Ibrahim merupakan sosok siswa yang memiliki semangat belajar tinggi dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan.

"Ibrahim adalah anak yang disiplin, tekun, dan selalu ingin belajar. Ketika menemukan kesulitan, ia tidak langsung menyerah, tetapi terus mencoba sampai memahami materi," kata Rofiqtul.

"Saya hanya mendampingi dan memberikan semangat, sedangkan keberhasilannya merupakan hasil kerja keras Ibrahim sendiri serta dukungan luar biasa dari orang tuanya," imbuhnya.

Selain pendampingan guru, dukungan keluarga menjadi fondasi penting dalam perjalanan Ibrahim. Orang tuanya selalu memberikan dukungan penuh terhadap setiap kegiatan positif yang diikutinya, mulai dari menemani belajar hingga memfasilitasi berbagai perlombaan.

Bagi Ibrahim, kepercayaan yang diberikan orang tua menjadi penyemangat terbesar untuk terus berkembang. Ia merasa memiliki tanggung jawab untuk memberikan hasil terbaik atas setiap kesempatan yang didapatkan.

Kepala SDN Kepatihan 1 Jember, Babun Bahrianto, menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Ibrahim yang telah mengharumkan nama sekolah di tingkat nasional.

Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa siswa SDN Kepatihan 1 Jember mampu bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

"Prestasi Ibrahim harus menjadi motivasi bagi seluruh siswa SDN Kepatihan 1 Jember. Jangan berhenti pada Ibrahim saja, mari bersama-sama mengejar prestasi melalui berbagai lomba, baik akademik maupun nonakademik," tegas Babun Bahrianto.

Ia menambahkan, sekolah akan terus memberikan ruang, pendampingan, dan dukungan agar setiap anak dapat mengembangkan potensinya.

"Semangat inilah yang sejalan dengan visi Jember Baru, Jember Maju, yaitu melahirkan generasi muda yang cerdas, berprestasi, dan siap menghadapi masa depan," lanjutnya.

Pihak sekolah juga berkomitmen untuk terus memperkuat budaya kompetisi yang sehat. Tidak hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga untuk membentuk karakter siswa yang disiplin, percaya diri, kreatif, dan pantang menyerah.

Keberhasilan Ibrahim menjadi bukti nyata bahwa prestasi dapat diraih melalui kolaborasi kuat antara sekolah, guru, orang tua, dan kemauan siswa. Pendidikan bukan hanya tentang nilai di atas kertas, melainkan juga tentang membangun karakter dan keberanian untuk bermimpi besar.

SDN Kepatihan 1 Jember kini berkomitmen memperluas pembinaan bagi siswa-siswa berpotensi agar semakin banyak yang mampu menorehkan prestasi di tingkat kabupaten, provinsi, nasional, bahkan internasional.

Bagi Ibrahim, medali emas ini bukanlah garis akhir. Ia ingin terus meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya sekaligus mulai mengembangkan keterampilan membuat konten digital. Cita-citanya menjadi YouTuber diharapkan bisa menjadi wadah edukatif bagi anak-anak Indonesia.

Semangat Ibrahim menjadi gambaran bahwa generasi masa depan tidak hanya dituntut unggul dalam akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk hal-hal positif.

Hari ini Ibrahim dikenal sebagai peraih medali emas tingkat nasional. Di masa depan, bukan tidak mungkin ia akan menjadi YouTuber edukatif yang menginspirasi jutaan anak Indonesia untuk berani bermimpi dan terus berkarya. (hz)

Galeri Foto