logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Jombang

Dorong Penerapan Manajemen Sampah dari Hulu, Kecamatan Jombang Gerakkan Warga Pilah Sampah dari Rumah

  • 11 Juni 2026
  • Dibaca 42 Kali
Bagikan Via:
dorong-penerapan-manajemen-sampah-dari-hulu-kecamatan-jombang-gerakkan-warga-pilah-sampah-dari-rumah-20260613

Dorong Penerapan Manajemen Sampah dari Hulu, Kecamatan Jombang Gerakkan Warga Pilah Sampah dari Rumah

JEMBER, 11 JUNI 2026 – Pemerintah Kecamatan Jombang mulai mendorong penerapan manajemen sampah dari hulu dengan menggerakkan masyarakat melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga. Langkah ini menjadi tindak lanjut dari sosialisasi Gerakan “Pilah Pilih” yang digelar pada Rabu 10 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya mengurangi volume sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Penerapan manajemen sampah dari hulu dinilai menjadi kunci untuk mengatasi persoalan sampah secara berkelanjutan. Karena itu, Pemerintah Kecamatan Jombang tidak hanya berhenti pada tahap sosialisasi, tetapi juga mendorong seluruh peserta untuk mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh di lingkungan masing-masing.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kecamatan Jombang menghadirkan Ketua Bank Sampah Induk Karya Mandiri Kabupaten Jember, Ahmad Sugiarto atau yang akrab disapa Cak Mad Sampah, sebagai narasumber utama. Sosialisasi juga melibatkan organisasi Sajjadah, kader PKK se-Kecamatan Jombang, perangkat desa, Bhayangkari, serta Persit Kartika Chandra Kirana.

Melalui pembekalan yang diberikan, peserta mendapatkan pemahaman mengenai tata kelola sampah berbasis sumber, mulai dari pemisahan sampah organik, anorganik, hingga limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Pemilahan tersebut diharapkan mampu menekan jumlah sampah residu yang selama ini langsung dibuang ke TPA.

Selain aspek lingkungan, peserta juga diperkenalkan pada potensi ekonomi dari sampah anorganik dan barang bekas yang memiliki nilai jual apabila dipilah dan dikelola dengan baik. Dengan demikian, pengelolaan sampah tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Perwakilan organisasi Sajjadah, Soping Pribadi, menyambut baik kolaborasi yang dibangun oleh Pemerintah Kecamatan Jombang. Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat akan mempercepat terbentuknya budaya pemilahan sampah dari tingkat rumah tangga.

"Kami dari organisasi Sajjadah yang setiap bulan rutin memilah sampah rongsokan sangat menyambut baik kolaborasi ini. Melalui wadah yang dibuka oleh kecamatan, kami bisa saling berbagi metode praktis dengan ibu-ibu PKK, Bhayangkari, Persit, dan perangkat desa. Kami optimistis, jika pemilahan sampah ini menjadi gerakan massal, volume sampah ke TPA akan berkurang drastis," ujarnya.

Sementara itu, Camat Jombang, Farisa Jamal Taslim, S.STP., M.M., menegaskan bahwa Gerakan “Pilah Pilih” merupakan upaya menyatukan langkah seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program pengelolaan sampah yang digagas Pemerintah Kabupaten Jember.

"Melalui Gerakan Pilah Pilih ini, Pemerintah Kecamatan Jombang ingin menyatukan frekuensi seluruh elemen organisasi dan komunitas masyarakat dengan program strategis Pemkab Jember. Kita gerakkan penataan ini dari hulu, sehingga ke depannya wilayah Jombang bisa menjadi contoh daerah yang mandiri dalam pengelolaan sampah dan bebas dari ancaman krisis lingkungan," tegas Farisa, Kamis 11 Juni 2026.

Melalui keterlibatan kader PKK, Bhayangkari, Persit, perangkat desa, dan komunitas lingkungan, Kecamatan Jombang berharap manajemen sampah dari hulu dapat menjadi budaya baru di masyarakat. Dengan semakin banyak warga yang memilah sampah sejak dari rumah, beban TPA diharapkan berkurang, sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Galeri Foto