logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Dari Petani Jember untuk Warga Slawu, Bapang Disalurkan kepada 748 Penerima

  • 19 Agustus 2026
  • Dibaca 27 Kali
Bagikan Via:
dari-petani-jember-untuk-warga-slawu-bapang-disalurkan-kepada-748-penerima-20260820

Dari Petani Jember untuk Warga Slawu, Bapang Disalurkan kepada 748 Penerima

JEMBER, 19 AGUSTUS 2026 - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali menyalurkan Bantuan Pangan (Bapang) beras kepada masyarakat pada Rabu, 19 Agustus 2026 pagi. Penyaluran yang berlangsung di Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, ini menyasar 748 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Jember untuk menjaga stabilitas ketahanan pangan daerah sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat. Total bantuan yang disalurkan mencapai 2.244 sak beras, dengan alokasi masing-masing KPM menerima 30 kilogram.

Penyaluran bantuan pangan ini tidak sekadar meringankan beban rumah tangga warga penerima, melainkan juga menyokong sektor pertanian lokal. Pasalnya, seluruh beras yang dibagikan merupakan hasil panen langsung dari para petani di Kabupaten Jember.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, S.Sos., menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah daerah terhadap pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.

"Program Bapang ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan kebutuhan dasar pangan masyarakat tetap terjamin. Setiap KPM menerima 30 kilogram beras untuk membantu mencukupi kebutuhan harian mereka," ujar Helmi.

Dalam pelaksanaannya, distribusi bantuan pangan ini melibatkan sinergi lintas sektor, mulai dari Dinas Sosial Jember, Perum Bulog Cabang Jember, Kodim 0824/Jember, hingga Pemerintah Kelurahan Slawu.

Kepala Perum Bulog Cabang Jember, Muhammad Ade Saputra, menjelaskan bahwa Bulog berperan aktif memfasilitasi penyerapan gabah petani lokal untuk kemudian disalurkan kembali kepada warga.

"Langkah ini menciptakan dampak ganda. Selain membantu masyarakat penerima manfaat, program Bapang juga memberikan kepastian pasar dan harga bagi para petani lokal di Jember," kata Ade.

Mekanisme penyaluran dilakukan secara terintegrasi lewat kerja sama Bulog dan Kodim 0824/Jember. Tahapannya dimulai dari penyerapan gabah, pengolahan menjadi beras berkualitas, hingga pendistribusian langsung ke titik sasaran guna memastikan bantuan tepat waktu dan tepat jumlah.

Camat Patrang, Ajib, S.IP., menyampaikan apresiasinya atas kelancaran penyaluran bantuan di wilayahnya. Menurutnya, pemanfaatan beras lokal dalam program bantuan sosial sangat relevan untuk memperkuat perputaran ekonomi daerah.

"Kami sangat mengapresiasi program Bapang ini karena sangat membantu mengurangi beban pengeluaran warga Slawu. Penggunaan beras dari petani lokal juga membuktikan bahwa rantai ekonomi daerah kita saling menguatkan," tutur Ajib.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMN, TNI, dan masyarakat, Pemkab Jember berharap program Bantuan Pangan ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga mampu membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan di seluruh wilayah Jember. (naf)

Galeri Foto