PKK Jombang Gandeng Bhayangkari dan Persit, Gencarkan Gerakan Olah Sampah Dapur Jadi Pupuk Cair
- 10 Juni 2026
- Dibaca 23 Kali
Bagikan Via:
PKK Jombang Gandeng Bhayangkari dan Persit, Gencarkan Gerakan Olah Sampah Dapur Jadi Pupuk Cair
JEMBER, 10 JUNI 2026 – Sinergi antara Tim Penggerak PKK, Bhayangkari, dan Persit Kartika Chandra Kirana ditunjukkan melalui pelatihan pengolahan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC) yang digelar Pokja III TP PKK Kecamatan Jombang. Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata dalam mendukung upaya pengurangan sampah dari sumbernya, sekaligus membangun kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Pelatihan yang diikuti kader PKK dari seluruh desa di Kecamatan Jombang itu juga melibatkan anggota Bhayangkari Ranting Jombang dan Persit Kartika Chandra Kirana. Kehadiran berbagai organisasi perempuan tersebut memperkuat gerakan bersama dalam mengatasi persoalan sampah rumah tangga yang selama ini menjadi tantangan lingkungan di tingkat lokal.
Ketua TP PKK Kecamatan Jombang, Yuli Faris, mengatakan bahwa penanganan sampah tidak cukup hanya mengandalkan petugas kebersihan maupun Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Menurutnya, solusi paling efektif adalah mengurangi sampah sejak dari dapur rumah tangga.
“Melalui pelatihan ini, kami bersama ibu-ibu Bhayangkari dan Persit ingin memberikan solusi dari hulu, yaitu mengolah sampah organik langsung di rumah sebelum menjadi beban lingkungan,” ujarnya.
Perwakilan Bhayangkari Ranting Jombang, Dewi Imam, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan pengolahan limbah dapur menjadi pupuk cair sangat relevan dengan aktivitas sehari-hari para ibu rumah tangga.
“Sampah dapur adalah bagian dari keseharian kami. Dengan pelatihan ini, kami memperoleh pengetahuan baru tentang cara mengolah sisa makanan menjadi sesuatu yang bermanfaat,” katanya.
Hal senada disampaikan Nabila Pranoto dari Persit Kartika Chandra Kirana Jombang. Menurutnya, hasil pupuk organik cair yang dihasilkan nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan rumah.
“Selain membantu mengurangi volume sampah, pupuk cair yang dihasilkan juga bisa digunakan untuk menyuburkan tanaman di lingkungan rumah,” ujarnya.
Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali teknik sederhana mengolah limbah organik rumah tangga menjadi pupuk cair yang ramah lingkungan. Metode ini dinilai mudah diterapkan karena memanfaatkan bahan-bahan sisa dapur yang tersedia setiap hari tanpa memerlukan biaya besar.
Pokja III TP PKK Kecamatan Jombang menilai pengolahan sampah organik menjadi pupuk cair merupakan solusi yang memberikan manfaat ganda. Selain membantu mengurangi timbunan sampah yang berpotensi menimbulkan bau dan pencemaran lingkungan, hasil olahannya juga dapat dimanfaatkan sebagai penyubur tanaman alami.
Keterlibatan kader PKK, Bhayangkari, dan Persit diharapkan mampu melahirkan agen-agen perubahan di tengah masyarakat. Melalui jaringan organisasi yang luas hingga tingkat lingkungan dan keluarga, gerakan pengelolaan sampah berbasis rumah tangga ini diharapkan dapat menyebar lebih cepat dan membangun budaya baru dalam memanfaatkan limbah secara produktif.
Dengan kolaborasi lintas organisasi perempuan tersebut, Kecamatan Jombang optimistis dapat memperkuat gerakan pengurangan sampah dari sumbernya sekaligus mendorong terwujudnya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan mandiri.