Lokakarya Mini Tribulanan Sukorambi Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting dan Cakupan Imunisasi
- 24 Juni 2026
- Dibaca 7 Kali
Bagikan Via:
Lokakarya Mini Tribulanan Sukorambi Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting dan Cakupan Imunisasi
JEMBER, 24 JUNI 2026 – UPTD Puskesmas Sukorambi menggelar Lokakarya Mini Tribulanan Bidang Kesehatan di Pendopo Kecamatan Sukorambi sebagai forum evaluasi dan koordinasi lintas sektor dalam upaya mempercepat penurunan stunting serta meningkatkan cakupan imunisasi di wilayah Kecamatan Sukorambi, Rabu, 24 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Sukorambi, kepala desa se-Kecamatan Sukorambi, perwakilan kader kesehatan, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kecamatan Sukorambi, Koordinator PKH Kecamatan Sukorambi, pengawas pendidikan se-Kecamatan Sukorambi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.
Lokakarya mini tribulanan menjadi agenda strategis untuk mengevaluasi capaian program kesehatan sekaligus menyelaraskan langkah lintas sektor dalam menangani berbagai permasalahan kesehatan masyarakat. Fokus pembahasan pada kegiatan kali ini diarahkan pada penguatan upaya percepatan penurunan stunting dan peningkatan cakupan imunisasi sebagai bagian dari program prioritas pembangunan kesehatan.
Camat Sukorambi Musyaffa, S.HI., M.M., menegaskan bahwa keberhasilan penanganan stunting dan peningkatan cakupan imunisasi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader kesehatan, hingga tokoh masyarakat.
“Penanganan stunting dan peningkatan cakupan imunisasi tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi yang kuat antarsemua pihak agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Sukorambi yang diwakili dr. Happy Nuansa menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan program kesehatan di tingkat kecamatan.
“Melalui lokakarya ini, kami melakukan evaluasi terhadap capaian program sekaligus menyusun langkah-langkah penguatan yang diperlukan. Dukungan seluruh stakeholder menjadi modal utama dalam mempercepat penurunan stunting dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi,” katanya.
Dari hasil pembahasan, forum menyepakati sejumlah tindak lanjut, di antaranya optimalisasi peran posyandu dalam pemantauan tumbuh kembang balita, penguatan edukasi kepada keluarga sasaran, peningkatan koordinasi antara pemerintah desa dan tenaga kesehatan dalam pendataan kelompok berisiko, serta pelaksanaan monitoring berkala terhadap capaian program stunting dan imunisasi di setiap desa.
Melalui kesepakatan tersebut, diharapkan upaya percepatan penurunan stunting dan peningkatan cakupan imunisasi di Kecamatan Sukorambi dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., dalam memperkuat pembangunan sektor kesehatan, mempercepat penurunan prevalensi stunting, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui layanan kesehatan yang terpadu dan berkelanjutan. (hus)