logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pariwisata dan Kebudayaan

Dari Pulau Dewata ke Tanah Pandalungan: Langkah Besar yang Dimulai dari Sebuah Pertemuan

  • 10 Desember 2025
  • Dibaca 175 Kali
Bagikan Via:
dari-pulau-dewata-ke-tanah-pandalungan-langkah-besar-yang-dimulai-dari-sebuah-pertemuan-20251210

Dari Pulau Dewata ke Tanah Pandalungan: Langkah Besar yang Dimulai dari Sebuah Pertemuan

Upaya memperkuat jejaring pariwisata nasional kembali menunjukkan perkembangan positif melalui sinergi antara dua wilayah strategis, Bali sebagai pintu gerbang Wisata Indonesia. Kolaborasi ini diwujudkan melalui kunjungan kerja resmi Dinas Pariwisata Kabupaten Jember kepada Dewan Pengurus Daerah Indonesia Inbound Tour Operators Association (DPD IINTOA) Bali pada Selasa, 09 Desember 2025 yang bertempat di Kantor Come 2 Indonesia, Bali.

Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat, serta sarat dengan semangat kolaboratif, menandai langkah awal yang signifikan dalam menyatukan pola pikir dan strategi pemasaran pariwisata kedua wilayah. Melalui dialog terpadu, kedua institusi menyepakati pentingnya membangun jembatan koordinasi yang lebih kuat, khususnya dalam memaksimalkan potensi konektivitas udara, pengembangan paket wisata terpadu, hingga promosi bersama di pasar wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab.Jember melalui delegasinya yang dipimpin langsung oleh: Bobby Arie Sandy Selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kepala Bidang Pariwisata serta jajaran tim. Kehadiran unsur pemerintah dan pelaku industri sekaligus menegaskan komitmen Jember untuk memperluas jaringan pemasaran serta memperkuat posisinya sebagai destinasi yang layak masuk dalam rantai perjalanan wisatawan yang berkunjung ke Bali.

Dalam pertemuan tersebut, salah satu isu strategis yang menjadi pembahasan utama adalah optimalisasi konektivitas udara, khususnya dengan aktifnya rute Jember Denpasar. Rute ini secara langsung membuka peluang pertumbuhan arus wisatawan yang lebih besar, mengingat Bali merupakan pintu gerbang wisatawan mancanegara.

Konektivitas adalah kunci. Dengan adanya penerbangan dari Bali ke Jember, waktu tempuh menjadi sangat singkat. Ini memungkinkan kami para travel agent untuk membuat paket wisata singkat, misalnya 2 hari 1 malam atau 3 hari 2 malam ke Jember tanpa membuat tamu kelelahan di jalan. Ini efisiensi yang sangat bernilai bagi wisatawan high-end,” jelas perwakilan IINTOA.

Sebagai tindak lanjut konkret dari pertemuan ini, Dinas Pariwisata Jember tidak ingin hanya berhenti pada presentasi di atas kertas. Untuk membuktikan kesiapan destinasi, Dispar Jember secara resmi mengundang pengurus dan anggota IINTOA Bali untuk mengikuti Familiarization Trip (Fam Trip).

Kegiatan pengenalan destinasi ini dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 13 hingga 15 Desember mendatang.

“Kami mengundang IINTOA Bali untuk melihat, merasakan, dan membuktikan sendiri keindahan Jember. Kami ingin rekan-rekan travel agent Bali memiliki pengalaman langsung (product knowledge) yang kuat sebelum menjualnya ke tamu,” ujar Bobby Arie Sandy.

Pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama dan pertukaran cinderamata sebagai simbol persahabatan. Wajah-wajah optimis terpancar dari kedua delegasi, menandakan adanya trust yang terbangun.

Galeri Foto