Dari Rumah ke Rumah, Nakes Lojejer Pastikan Warga Sulakdoro Tetap Terlayani
- 24 Agustus 2026
- Dibaca 21 Kali
Bagikan Via:
Dari Rumah ke Rumah, Nakes Lojejer Pastikan Warga Sulakdoro Tetap Terlayani
Lojejer, Jember — Senin (24/08/2026) — Pelayanan kesehatan terus didekatkan kepada masyarakat melalui kegiatan Home Care Puskesmas Lojejer di kawasan Dusun Sulakdoro, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Pada kegiatan tersebut, tenaga kesehatan Puskesmas Lojejer melakukan kunjungan langsung dari rumah ke rumah dengan sasaran sebanyak 14 warga.
Kegiatan Home Care ini menyasar masyarakat yang memiliki kebutuhan pelayanan kesehatan khusus, terutama warga dengan keterbatasan mobilitas, kelompok disabilitas, lanjut usia dengan penyakit kronis, serta masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi. Dengan pelayanan langsung ke rumah, warga yang mengalami kesulitan datang ke fasilitas kesehatan tetap dapat memperoleh pemeriksaan dan pemantauan kondisi kesehatan secara berkala. Program ini menjadi salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang mengedepankan pendekatan langsung kepada masyarakat. Tenaga kesehatan tidak hanya menunggu pasien datang ke puskesmas, tetapi turut mendatangi lingkungan tempat tinggal warga yang membutuhkan perhatian lebih.
Dalam pelaksanaan kunjungan, tenaga kesehatan Puskesmas Lojejer melakukan sejumlah pemeriksaan dan pemantauan kondisi pasien. Pemeriksaan klinis antara lain meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, serta pemantauan kondisi fisik secara umum. Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan tindakan keperawatan sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing sasaran. Kondisi pasien dipantau untuk mengetahui perkembangan kesehatan sekaligus menentukan kebutuhan tindak lanjut yang diperlukan.
Kunjungan Home Care juga menjadi kesempatan bagi tenaga kesehatan untuk melakukan evaluasi secara berkala. Evaluasi tersebut tidak hanya melihat perubahan kondisi pasien, tetapi juga tingkat kemandirian pasien dan keluarga dalam melakukan perawatan di rumah. Edukasi kepada keluarga menjadi bagian penting dalam pelayanan ini. Petugas memberikan informasi mengenai cara melakukan perawatan mandiri, menjaga pola makan, kepatuhan terhadap pengobatan, serta tanda-tanda perubahan kondisi kesehatan yang perlu segera dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan keluarga dalam mendampingi anggota keluarga yang sedang mengalami masalah kesehatan. Dengan pemahaman yang baik, keluarga dapat menjadi bagian penting dalam keberhasilan perawatan pasien di rumah. Selain pelayanan secara langsung, dalam kondisi tertentu tenaga kesehatan juga dapat memanfaatkan layanan telemedicine untuk mendukung proses konsultasi. Apabila ditemukan indikasi komplikasi atau kondisi yang membutuhkan pertimbangan lebih lanjut, petugas di lapangan dapat menghubungkan pasien dengan dokter spesialis secara real-time sesuai mekanisme pelayanan yang tersedia.
Kehadiran layanan Home Care menjadi penting bagi kelompok masyarakat yang tidak selalu memiliki kemampuan untuk datang secara mandiri ke fasilitas pelayanan kesehatan. Bagi lansia dengan keterbatasan gerak, penyandang disabilitas, maupun pasien dengan penyakit kronis, kunjungan langsung dapat membantu memastikan kondisi mereka tetap terpantau. Kegiatan di Dusun Sulakdoro juga menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan tidak berhenti di dalam gedung puskesmas. Dengan pendekatan dari rumah ke rumah, tenaga kesehatan dapat melihat secara langsung kondisi pasien sekaligus lingkungan tempat tinggal yang dapat memengaruhi kesehatan.
Pelayanan seperti ini juga memperkuat hubungan antara tenaga kesehatan dengan keluarga pasien. Komunikasi yang terjalin secara langsung memungkinkan petugas memahami kebutuhan pasien secara lebih menyeluruh, termasuk kendala yang mungkin tidak selalu terlihat ketika pasien datang ke fasilitas kesehatan. Melalui kunjungan terhadap 14 sasaran tersebut, Puskesmas Lojejer terus berupaya memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhannya. Pelayanan diberikan dengan mengedepankan pemeriksaan, pemantauan, edukasi, serta tindak lanjut secara berkesinambungan.
Home Care juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih inklusif. Kondisi sosial, usia, keterbatasan fisik, maupun kemampuan ekonomi tidak seharusnya menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan perhatian dan pelayanan kesehatan. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 24 Agustus 2026 ini sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran tenaga kesehatan di tengah masyarakat. Dari rumah ke rumah, petugas berupaya memastikan kelompok yang membutuhkan perhatian khusus tetap mendapatkan akses terhadap pelayanan kesehatan.