logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

Dialog Jember Menyapa, Dinsos PPPA Sosialisasikan Penerimaan Siswa Baru Sekolah Rakyat Tahun Ajaran Baru

  • 23 Juni 2026
  • Dibaca 24 Kali
Bagikan Via:
dialog-jember-menyapa-dinsos-pppa-sosialisasikan-penerimaan-siswa-baru-sekolah-rakyat-tahun-ajaran-baru-20260624

Dialog Jember Menyapa, Dinsos PPPA Sosialisasikan Penerimaan Siswa Baru Sekolah Rakyat Tahun Ajaran Baru

JEMBER, 23 JUNI 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember terus memperluas jangkauan informasi terkait program pendidikan inklusif bagi masyarakat. Langkah ini diwujudkan melalui sosialisasi masif Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Rakyat Jember Tahun Ajaran 2026/2027 dalam siaran dialog interaktif 'Jember Menyapa' di Pro 1 RRI Jember, Senin 22 Juni 2026.

Program strategis ini disiarkan secara multipel platform melalui frekuensi radio dan kanal YouTube resmi. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat di wilayah Tapal Kuda mendapatkan informasi valid mengenai akses pendidikan gratis.

Hadir sebagai pembicara utama, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Jember, Mohamad Rizqi Fajri, S.I.P., mewakili Plh Kepala Dinsos PPPA Jember. Selain itu, hadir pula Kepala Sekolah Rakyat Jember Terintegrasi 6, Kartika Sari Dewi, S.Pd., M.Tesol.

Dalam dialog tersebut, Rizqi Fajri menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan lewat jalur edukasi. Program ini dirancang khusus untuk memberikan hak belajar yang setara dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

“Sekolah Rakyat hadir sebagai wadah pencetak generasi berdaya saing. Melalui PPDB ini, kami ingin memastikan intervensi layanan pendidikan dari pemerintah benar-benar tepat sasaran,” ujar Rizqi.

Sementara itu, Kartika Sari Dewi memaparkan bahwa lembaga yang dipimpinnya tidak hanya fokus pada aspek keilmuan akademik semata. Sekolah Rakyat Terintegrasi menerapkan kurikulum khusus yang mencakup pembinaan karakter, kedisiplinan, serta penguatan keterampilan hidup (life skills).

Proses seleksi dan pendaftaran peserta didik dipastikan berjalan secara terbuka dan transparan sesuai dengan indikator sosial yang telah ditetapkan. Pihak sekolah mengimbau para orang tua untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas negara ini demi masa depan anak.

“Kami membangun kemandirian dan kemampuan sosial siswa. Tujuan kami adalah menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung perkembangan anak secara holistik,” kata Kartika.

Siaran yang diproduseri oleh Gandhi Luqmanto bersama tim produksi RRI Jember ini sukses menjangkau pendengar di lima kabupaten, meliputi Jember, Bondowoso, Banyuwangi, Lumajang, hingga Situbondo. Respons interaktif dari publik menunjukkan tingginya urgensi program ini di tengah masyarakat.

Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemkab Jember optimis kuota Sekolah Rakyat TA 2026/2027 dapat terpenuhi secara optimal. Transformasi ini diharapkan mampu mengakselerasi peningkatan kualitas sumber daya manusia yang merata di Kabupaten Jember. (aiy)

Galeri Foto