logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Dinkes PPKB Jember Perkuat UKTren dan Regenerasi Santri Husada di Ponpes Miftahul Ulum

  • 04 Oktober 2026
  • Dibaca 10 Kali
Bagikan Via:
dinkes-ppkb-jember-perkuat-uktren-dan-regenerasi-santri-husada-di-ponpes-miftahul-ulum-20261005

Dinkes PPKB Jember Perkuat UKTren dan Regenerasi Santri Husada di Ponpes Miftahul Ulum

JEMBER, 04 OKTOBER 2026 – Penguatan kesehatan di lingkungan pesantren terus didorong melalui peran aktif santri sebagai penggerak kesehatan. Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember bersama tim Puskesmas Kalisat melakukan pembinaan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Kecamatan Kalisat pada Sabtu, 03 Oktober 2026 dengan fokus pada penguatan Unit Kesehatan Pesantren (UKTren) dan regenerasi kepengurusan Santri Husada.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian pesantren dalam mengenali dan merespons berbagai persoalan kesehatan di lingkungan pesantren. Santri Husada yang mendapatkan pembekalan kesehatan diharapkan tidak hanya memahami materi untuk dirinya sendiri, tetapi juga mampu menjadi sumber informasi kesehatan bagi teman-temannya.

Perwakilan Dinas Kesehatan PPKB Jember, Triyaningsih, S.KM., M.Kes., menjelaskan bahwa pembentukan kepengurusan baru menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan peran Santri Husada di lingkungan pesantren.

“Melalui UKTren, kita ingin menyiapkan santri sebagai penggerak kesehatan di pesantren. Adik-adik akan mendapatkan pembekalan dari tim Puskesmas Kalisat, kemudian meneruskan pengetahuan tersebut kepada teman-teman sebayanya,” ujar Triyaningsih.

Menurutnya, pendekatan edukasi sebaya diharapkan membuat pesan-pesan kesehatan lebih mudah diterima dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Santri dapat menjadi bagian dari lingkungan yang saling mengingatkan untuk menerapkan perilaku hidup sehat.

Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kalisat, Nyai Hj. Nurul Kamila Rosyidi, menyambut baik penguatan UKTren dan pembinaan Santri Husada tersebut. Ia berharap kegiatan tidak berhenti pada pembentukan kepengurusan, tetapi dilanjutkan dengan pendampingan secara berkelanjutan.

“Mari kita wujudkan lingkungan pesantren yang sehat, dengan warga pesantren yang sehat jasmani dan rohani, lingkungan yang sehat, serta akhlak yang baik. Kami berharap pendampingan dari Puskesmas dapat terus berlanjut agar Santri Husada semakin mampu menjalankan perannya,” tuturnya.

Melalui penguatan UKTren dan regenerasi Santri Husada, pesantren diharapkan memiliki kader kesehatan yang mampu menjadi penggerak dari dalam lingkungan pesantren. Peran tersebut sekaligus memperkuat kolaborasi antara Dinas Kesehatan PPKB, Puskesmas, dan pesantren dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan mendukung tumbuh kembang santri secara menyeluruh. (ken)

Galeri Foto