Dinsos PPPA Jember Libatkan PKK untuk Perluas Sosialisasi Puspaga hingga Tingkat Dasawisma
- 10 Juli 2026
- Dibaca 24 Kali
Bagikan Via:
Dinsos PPPA Jember Libatkan PKK untuk Perluas Sosialisasi Puspaga hingga Tingkat Dasawisma
JEMBER, 10 JULI 2026 – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember terus memperkuat pengembangan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) sebagai layanan edukasi dan konsultasi keluarga. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melibatkan Tim Penggerak PKK Kabupaten dan Kecamatan dalam pelatihan penguatan materi Puspaga yang digelar di Aula Utama Mohammad Sroedji, Bakorwil Jember, Kamis, 09 Juli 2026.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari agenda pengoptimalan Puspaga yang sebelumnya telah dilaksanakan Dinsos PPPA Jember. Melalui pelatihan ini, para kader PKK diharapkan mampu menjadi agen sosialisasi sehingga keberadaan dan manfaat Puspaga semakin dikenal oleh masyarakat hingga tingkat desa dan dasawisma.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidangnya. Psikolog klinis Nadia Maria, M.Psi., Psi., menyampaikan materi mengenai Dukungan Psikologis Awal (DPA) sebagai langkah awal dalam memberikan pendampingan kepada individu yang sedang mengalami kondisi krisis atau tekanan psikologis. Sementara itu, Joko Sutriswanto, M.Si., dari Yayasan Keluarga Indonesia Layak Anak memaparkan materi mengenai penguatan fungsi keluarga dan optimalisasi peran Puspaga sebagai pusat pembelajaran keluarga.
Sekretaris Dinsos PPPA Kabupaten Jember, Sri Rahayu Wilujeng, S.E., M.M., mengatakan bahwa pelibatan Tim PKK dipilih karena organisasi tersebut memiliki jaringan yang kuat hingga tingkat paling bawah di masyarakat. Menurutnya, para kader PKK merupakan ujung tombak yang mampu menyampaikan berbagai program pemerintah dengan pendekatan yang lebih dekat dan mudah diterima oleh keluarga.
"Tim PKK memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kami berharap seluruh peserta dapat menjadi perpanjangan tangan Dinsos PPPA untuk mengenalkan Puspaga mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa, hingga kelompok dasawisma," ujarnya.
Ia menjelaskan, Puspaga hadir bukan hanya sebagai tempat konsultasi keluarga, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk membangun keluarga yang harmonis, berkualitas, dan tangguh. Karena itu, melalui peran aktif PKK, berbagai edukasi dapat disampaikan secara berkelanjutan, mulai dari pola pengasuhan anak yang positif, penguatan ketahanan keluarga, pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga perlindungan perempuan dan anak.
Sri Rahayu Wilujeng menambahkan, pelibatan PKK juga diharapkan mampu meningkatkan partisipasi keluarga dalam penyelesaian berbagai persoalan sosial di lingkungan masing-masing. Sinergi antara PKK, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci dalam memperkuat layanan Puspaga di Kabupaten Jember.
"Dengan kolaborasi yang kuat dan kompak, penyelesaian berbagai persoalan keluarga akan lebih cepat dan tepat. Harapan kami, masyarakat semakin mengenal dan memanfaatkan layanan Puspaga sebagai tempat konsultasi, edukasi, serta pendampingan bagi keluarga," pungkasnya. (wln)