logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan

Jamin Keamanan Pangan, DKPPP Jember Kawal Sertifikasi NKV dan Uji Klinis Produk Telur

  • 08 April 2026
  • Dibaca 154 Kali
Bagikan Via:
jamin-keamanan-pangan-dkppp-jember-kawal-sertifikasi-nkv-dan-uji-klinis-produk-telur-20260409

Jamin Keamanan Pangan, DKPPP Jember Kawal Sertifikasi NKV dan Uji Klinis Produk Telur

JEMBER, 08 APRIL 2026 – Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember terus memperkuat pengawasan produk pangan asal hewan di sektor peternakan. Upaya ini dilakukan melalui pembinaan pengajuan rekomendasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV) serta pengambilan sampel uji kesehatan ternak dan produk telur.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 08 April 2026, di PT Berkat Noesantara tersebut melibatkan tim medis veteriner yang terdiri atas drh. Prillia Nur Syafittri, drh. Ila Kurnia Dewi, drh. Mirza Astiyani A., drh. Lian Candra, serta Hadi Triono, A.Md.Vet.

Dalam agenda tersebut, tim melakukan pembinaan terkait pemenuhan standar penjaminan mutu produk pangan asal hewan agar layak mendapatkan rekomendasi NKV. Selain itu, dilakukan pula pengawasan melalui uji cepat (rapid test) Avian Influenza (AI) dan pengambilan sampel telur untuk uji residu antibiotik.

Peternakan yang menjadi lokasi pembinaan merupakan unit usaha budi daya ayam petelur ras Isa Brown dengan sistem kandang tertutup (close house). Unit ini memiliki kapasitas 10.000 ekor ayam berumur 46 minggu, dengan rata-rata produksi harian mencapai 600 kilogram telur.

drh. Prillia Nur Syafittri menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan setiap unit usaha peternakan memenuhi standar keamanan pangan.

“Melalui pembinaan persyaratan NKV ini, kami mendorong pelaku usaha untuk konsisten menjaga biosekuriti dan manajemen pemeliharaan ternak. Tujuannya agar produk yang dihasilkan benar-benar aman dikonsumsi oleh masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan hasil uji cepat Avian Influenza terhadap 10 sampel di lokasi, seluruhnya menunjukkan hasil negatif. Sementara itu, 10 butir telur juga telah diambil sebagai sampel untuk pengujian residu antibiotik yang akan dianalisis lebih lanjut di Laboratorium SIG Surabaya.

Melalui langkah proaktif ini, diharapkan kualitas dan keamanan produk peternakan di Kabupaten Jember tetap terjaga, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk lokal. (ran)

Galeri Foto