logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan

DiskopUKMDag Jember Terima Audiensi Tanoker dan KUBIK 2.0, Dorong Remaja Disabilitas Tumbuh Mandiri lewat Kewirausahaan

  • 10 September 2026
  • Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
diskopukmdag-jember-terima-audiensi-tanoker-dan-kubik-20-dorong-remaja-disabilitas-tumbuh-mandiri-lewat-kewirausahaan-20260910

DiskopUKMDag Jember Terima Audiensi Tanoker dan KUBIK 2.0, Dorong Remaja Disabilitas Tumbuh Mandiri lewat Kewirausahaan

JEMBER, 10 SEPTEMBER 2026 — Upaya membangun ekosistem usaha yang inklusif di Kabupaten Jember kembali mendapat perhatian. Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Diskop UKMDag) Kabupaten Jember menerima audiensi dari Tanoker dan KUBIK 2.0 yang dilaksanakan di Aula minihall DisKopUKMDag Jember.

Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi antarlembaga. Audiensi menjadi ruang untuk mendengarkan secara lebih dekat aspirasi, potensi, kebutuhan, sekaligus tantangan yang dihadapi para remaja penyandang disabilitas dalam mengembangkan keterampilan dan membangun kemandirian ekonomi.

Melalui pertemuan ini, muncul harapan agar semakin banyak pintu kesempatan yang dapat dibuka bagi remaja penyandang disabilitas untuk belajar, berkarya, berwirausaha, dan memiliki ruang yang setara dalam mengembangkan potensi mereka.Tanoker dan KUBIK 2.0 hadir membawa aspirasi para remaja penyandang disabilitas yang selama ini memiliki potensi untuk dikembangkan, tetapi masih menghadapi berbagai tantangan dalam mengakses pelatihan, pendampingan, jejaring usaha, hingga kesempatan untuk memasarkan produk dan jasa yang mereka hasilkan.

Audiensi dengan Diskop UKMDag Jember menjadi momentum penting untuk mempertemukan kebutuhan tersebut dengan potensi dukungan pemerintah daerah. Dalam pembangunan ekonomi daerah, pembahasan mengenai usaha mikro, kecil, dan menengah tidak semestinya hanya berbicara mengenai angka pertumbuhan, jumlah pelaku usaha, omzet, atau perluasan pasar. Di balik setiap aktivitas ekonomi, terdapat manusia dengan beragam latar belakang, kemampuan, dan kebutuhan. Karena itu, membangun ekosistem kewirausahaan yang inklusif menjadi bagian penting dari upaya memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat, termasuk kelompok penyandang disabilitas.

Remaja penyandang disabilitas memiliki potensi yang tidak kalah besar untuk berkembang. Mereka dapat memiliki minat dan kemampuan di berbagai bidang, mulai dari kerajinan, kuliner, jasa, seni, teknologi, hingga berbagai bentuk usaha kreatif lainnya. Namun, potensi tersebut membutuhkan ruang untuk tumbuh. Tidak sedikit anak muda penyandang disabilitas yang membutuhkan kesempatan lebih besar untuk mengenali kemampuan diri, mendapatkan keterampilan praktis, memperoleh pendampingan, membangun kepercayaan diri, serta berinteraksi dengan ekosistem usaha. Di titik inilah audiensi antara Tanoker, KUBIK 2.0, dan Diskop UKMDag Jember menjadi relevan.

Pertemuan tersebut membahas mengenai bagaimana berbagai pihak dapat mengambil peran untuk menciptakan lingkungan yang lebih mendukung bagi remaja penyandang disabilitas. Bukan sekadar memberikan bantuan sesaat, tetapi membangun proses yang memungkinkan mereka berkembang secara berkelanjutan.

Audiensi yang dilakukan DisKopUKMDag, Tanoker dan KUBIK 2.0 juga membawa pesan penting bahwa program pemberdayaan sebaiknya dibangun berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. Para remaja penyandang disabilitas bukan hanya menjadi penerima program. Aspirasi mereka perlu menjadi bagian dari proses perencanaan.

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi dan Usaha Mikro, Bapak Rudi Prasetya Aji, S.Sos. menyampaikan bahwa harapan kedepannya kegiatan yang rencanakan sebagai sarana pemberdayaan dan aktivitas yang bermanfaat bagi penyandang disabilitas muda dalam bidang wirausaha “Kami berharap kegiatan yang diajukan ini nantinya benar-benar dapat memberikan manfaat dan membantu  penyandang disabilitas, khususnya mereka yang memiliki semangat dan kemauan yang tinggi untuk belajar, berkarya, serta mengembangkan potensi yang dimiliki dalam wirausaha” ujarnya  (HNA)

 

Galeri Foto