logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan

Diskopumdag Jember Siapkan Program Transformasi PKL Pasca-Penataan Ruang Publik

  • 17 Maret 2026
  • Dibaca 156 Kali
Bagikan Via:
diskopumdag-jember-siapkan-program-transformasi-pkl-pasca-penataan-ruang-publik-20260319

Diskopumdag Jember Siapkan Program Transformasi PKL Pasca-Penataan Ruang Publik

JEMBER, 17 MARET 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Diskopumdag) menegaskan bahwa langkah penataan trotoar dan badan jalan yang dilakukan baru-baru ini bukan sekadar aksi penertiban fisik.

Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi besar untuk mentransformasi Pedagang Kaki Lima (PKL) agar dapat berusaha di lokasi yang lebih layak, legal, dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Kepala Diskopumdag Kabupaten Jember, Dra. Sartini, M.M., menjelaskan bahwa pendataan yang dilakukan oleh petugas gabungan di lapangan menjadi fondasi utama dalam menyusun program pemberdayaan yang tepat sasaran. Data tersebut digunakan untuk memetakan kebutuhan para pedagang, mulai dari penyediaan lokasi relokasi hingga jenis pelatihan yang diperlukan.

"Penertiban ini sama sekali bukan upaya untuk mengusir atau menghilangkan mata pencaharian masyarakat. Sebaliknya, kami ingin merangkul para pedagang dengan memberikan tempat berjualan yang lebih manusiawi serta pembinaan yang lebih intensif demi kemajuan ekonomi Kabupaten Jember," tegas Sartini, Selasa 17 Maret 2026.

Sebagai tindak lanjut nyata, Diskopumdag telah menyiapkan skema relokasi ke sejumlah titik alternatif. Lokasi-lokasi baru ini dipilih dengan tetap mempertimbangkan aksesibilitas konsumen agar perputaran ekonomi pedagang tidak terganggu, sembari memastikan aspek kebersihan dan ketertiban lalu lintas tetap terjaga. Di lokasi baru tersebut, fasilitas pendukung akan ditingkatkan guna memberikan kenyamanan bagi penjual maupun pembeli.

Lebih dari sekadar relokasi fisik, program pemberdayaan ini juga menyentuh aspek manajerial. Para pedagang akan mendapatkan serangkaian pelatihan profesional, mulai dari manajemen keuangan sederhana, teknik pengemasan produk agar lebih menarik, hingga strategi pemasaran yang lebih luas.

Selain itu, Diskopumdag mendorong akselerasi digital bagi para PKL. Melalui pendampingan pemanfaatan platform digital, diharapkan para pelaku usaha mikro di Jember tidak hanya bergantung pada pembeli yang melintas, tetapi mampu menjangkau pasar yang lebih luas melalui ekosistem e-commerce.

Melalui sinergi antara penataan ruang dan penguatan kapasitas ekonomi ini, Pemerintah Kabupaten Jember optimis dapat menciptakan wajah kota yang rapi sekaligus menumbuhkan ekosistem usaha kecil yang lebih mandiri dan berdaya saing. (hna)

Galeri Foto