logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

Kawasan Padi 1.000 Hektare di Bangsalsari Diperkuat, Bantuan Benih 25 Ton Mulai Disalurkan

  • 30 Maret 2026
  • Dibaca 174 Kali
Bagikan Via:
kawasan-padi-1000-hektare-di-bangsalsari-diperkuat-bantuan-benih-25-ton-mulai-disalurkan-20260331

Kawasan Padi 1.000 Hektare di Bangsalsari Diperkuat, Bantuan Benih 25 Ton Mulai Disalurkan

JEMBER, 30 MARET 2026 — Penguatan pertanian berbasis kawasan terus didorong untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi budidaya. Di Kecamatan Bangsalsari, bantuan benih padi mulai disalurkan untuk mendukung pengembangan hamparan lahan seluas 1.000 hektare.

Program yang merupakan bagian dari kegiatan Bantuan Benih Padi Kegiatan Penataan Sarana Pertanian ini menitikberatkan pada pendekatan kawasan, sehingga proses budidaya dapat dilakukan secara lebih seragam dan terarah. Sebanyak 25 ton benih padi didistribusikan kepada 18 kelompok tani yang tersebar di Desa Bangsalsari, Sukorejo, dan Karangsono.

Koordinator Penyuluh Pertanian BPP Bangsalsari, Fajriyah Ulfah, S.Tp., M.P, menjelaskan bahwa konsep kawasan menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan di lapangan.

"Jadi programnya ini memang berbasis kawasan. Untuk padi itu satu hamparan mencapai seribu hektare, sehingga penanganannya bisa lebih terfokus dan seragam,” ujarnya, Senin 30 Maret 2026.

Ia menambahkan, setiap hektare lahan mendapatkan fasilitasi benih sebanyak 25 kilogram. Dengan skema tersebut, kebutuhan dasar petani dalam memulai musim tanam dapat terpenuhi secara lebih merata.

Bantuan benih padi ini bersumber dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur sebagai bagian dari dukungan terhadap penguatan sarana produksi pertanian di daerah.

Dalam pelaksanaannya, proses distribusi dan pendampingan turut dikoordinasikan oleh penyuluh pertanian di lapangan, dengan dukungan koordinasi bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Jember. Pendekatan ini memastikan bantuan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga selaras dengan pola tanam yang telah direncanakan.

Pendekatan kawasan yang diterapkan terlihat dari penetapan lokasi yang terfokus dalam satu hamparan di tiga desa. Dengan cakupan yang jelas, penyaluran bantuan benih padi dan pelaksanaan kegiatan di lapangan dapat dilakukan secara lebih terarah sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Ke depan, skema serupa juga direncanakan untuk komoditas kedelai dengan cakupan 500 hektare. Namun, pelaksanaannya masih menyesuaikan musim tanam. Dengan penguatan kawasan ini, pertanian di Bangsalsari diharapkan semakin produktif dan berkelanjutan. (fan)

Galeri Foto