Sidak Tujuh SPPG di Kecamatan Silo, Evaluasi Kesiapan Dapur hingga Standar Kebersihan
- 29 Mei 2026
- Dibaca 58 Kali
Bagikan Via:
Sidak Tujuh SPPG di Kecamatan Silo, Evaluasi Kesiapan Dapur hingga Standar Kebersihan
JEMBER, 29 MEI 2029 - Camat Silo, Bagas Wahyudi Witjaksono, melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di wilayah Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Kegiatan tersebut dilakukan bersama unsur Muspika dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya unsur kepolisian, TNI, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Dinas Ketenagakerjaan, serta dinas terkait lainnya.
Sidak ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus evaluasi terhadap kesiapan operasional SPPG dalam memberikan pelayanan, khususnya terkait standar kebersihan, kelayakan fasilitas dapur, keamanan pangan, hingga sistem pendukung lainnya yang menjadi syarat utama dalam pelaksanaan pelayanan gizi kepada masyarakat.
Dalam keterangannya, Camat Silo menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mengetahui secara langsung kondisi nyata tujuh SPPG di Kecamatan Silo, mulai dari kesiapan dapur, kelengkapan peralatan, sistem pendingin bahan makanan, pengelolaan kebersihan, hingga kondisi saluran pembuangan yang tersedia.
“Hari ini kami melakukan sidak di tujuh SPPG di Kecamatan Silo bersama Muspika dan OPD yang lain. Tujuannya agar kondisi SPPG di Kecamatan Silo dapat diketahui secara menyeluruh, mulai dari kesiapan dapur, alat-alat dapur, pendingin, hingga sistem saluran pembuangan,” ujar Bagas.
Selama proses sidak berlangsung, tim melakukan pemeriksaan secara detail terhadap setiap fasilitas yang tersedia di masing-masing SPPG. Beberapa aspek yang menjadi perhatian utama meliputi standar sanitasi, tingkat kebersihan area pengolahan makanan, keberadaan alat pengatur suhu, sistem penyimpanan bahan makanan, ventilasi ruangan, kesiapan tenaga kerja, serta pengelolaan limbah hasil aktivitas dapur.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa sebagian besar SPPG telah beroperasi dengan cukup baik, namun masih ditemukan beberapa kekurangan yang memerlukan pembenahan. Di antaranya terkait belum optimalnya pengaturan suhu penyimpanan, aspek kebersihan lingkungan dapur, serta kondisi saluran pembuangan yang dinilai masih perlu ditingkatkan agar sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
“Dari tujuh SPPG yang kami datangi, masih ada beberapa yang belum lengkap, mulai dari pengatur suhu, kebersihan, hingga saluran-saluran yang lain. Hal ini tentu menjadi evaluasi bersama agar pelayanan yang diberikan nantinya benar-benar memenuhi standar,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Camat Silo menegaskan bahwa pihaknya meminta seluruh pengelola SPPG agar segera melakukan evaluasi dan pembenahan menyeluruh terhadap berbagai temuan yang diperoleh dalam sidak tersebut. Menurutnya, keberadaan SPPG memiliki peran penting sehingga kualitas sarana dan tata kelola harus benar-benar diperhatikan.
Ia juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar operasional yang telah ditentukan pemerintah pusat, baik terkait kebersihan, keamanan pengolahan makanan, hingga kesiapan fasilitas pendukung lainnya. Menurutnya, standar tersebut harus dipahami dan dilaksanakan secara maksimal demi menjaga mutu pelayanan.
“Dalam sidak berlangsung saya menyampaikan bahwa dapur-dapur yang ada di Kecamatan Silo harus dapat mengevaluasi dan lebih mempersiapkan diri serta memperhatikan standar-standar yang telah ditentukan pusat untuk ditaati. Ketika ada sidak berikutnya, saya tidak ingin temuan evaluasi hari ini masih ada dan semuanya harus diperbaiki secara keseluruhan,” tegasnya.
Kegiatan sidak yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung hingga pukul 16.30 WIB dan berjalan dengan lancar. Pemerintah Kecamatan Silo berharap melalui kegiatan evaluasi lapangan ini, seluruh SPPG dapat meningkatkan kualitas pelayanan, memperbaiki fasilitas yang belum memenuhi standar, serta memastikan pelayanan pemenuhan gizi berjalan secara optimal, aman, dan higienis bagi masyarakat.