RT/RW Kebonsari Dibekali Peran Strategis dalam Penanganan Stunting dan Pelayanan UHC
- 01 Juli 2026
- Dibaca 16 Kali
Bagikan Via:
RT/RW Kebonsari Dibekali Peran Strategis dalam Penanganan Stunting dan Pelayanan UHC
JEMBER, 01 JULI 2026 - Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, menggelar sosialisasi dan pembinaan bagi 208 Ketua RT dan RW se-Kelurahan Kebonsari di Pendapa Kelurahan Kebonsari, Selasa, 30 Juni 2026 pukul 19.00-21.00. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan para ketua RT/RW dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui percepatan penurunan stunting serta optimalisasi pelayanan Universal Health Coverage (UHC). Materi sosialisasi mengacu pada peran RT/RW dalam program kesehatan ibu dan anak serta mekanisme pelayanan UHC.
Kegiatan dihadiri Camat Sumbersari Deni Hadiatullah, Lurah Kebonsari Edy Hariyanto, perwakilan Puskesmas Gladakpakem, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta seluruh Ketua RT dan RW se-Kelurahan Kebonsari.
Nathania Putrawati dari Puskesmas Gladakpakem menjelaskan bahwa Ketua RT dan RW memiliki posisi strategis dalam mendukung keberhasilan program kesehatan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, keterlibatan aktif para Ketua RT dan RW akan mempercepat upaya pencegahan stunting dan penurunan angka kematian ibu maupun bayi.
"Peran RT dan RW sangat penting sebagai ujung tombak di masyarakat. Kami berharap Bapak dan Ibu dapat membantu melakukan pendataan yang akurat, menggerakkan warga agar rutin memanfaatkan layanan Posyandu, serta segera melaporkan apabila ditemukan ibu hamil atau balita yang berisiko sehingga bisa segera mendapatkan pendampingan dari tenaga kesehatan," ujar Nathania Putrawati.
Sementara itu, Dhanis One dari Puskesmas Gladakpakem memaparkan mekanisme pelayanan Universal Health Coverage (UHC) yang dapat dimanfaatkan masyarakat Kabupaten Jember untuk memperoleh akses layanan kesehatan.
"Program UHC hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan dengan lebih mudah. Karena itu kami mengharapkan Ketua RT dan RW dapat membantu menyosialisasikan persyaratan dan alur pengajuan UHC kepada warga, sehingga masyarakat yang membutuhkan tidak mengalami kendala saat mengakses layanan kesehatan," kata Dhanis One.
Lurah Kebonsari, Edy Hariyanto, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, Ketua RT dan RW merupakan garda terdepan yang paling memahami kondisi warganya sehingga memiliki peran penting dalam mendukung program kesehatan pemerintah.
"Kami berharap seluruh Ketua RT dan RW dapat menjadi mitra aktif pemerintah dalam mendata, mengedukasi, serta membantu masyarakat mengakses layanan kesehatan, termasuk memanfaatkan program UHC secara tepat. Dengan sinergi yang kuat, pelayanan kepada masyarakat akan semakin cepat, tepat, dan merata," ujar Edy Hariyanto. (aji)