logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata

Disporabudpar Jember Dorong Pemajuan Kebudayaan Inklusif melalui Film, ORENS Production Rintis Wadah Kreatif bagi Disabilitas

  • 23 Oktober 2026
  • Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
disporabudpar-jember-dorong-pemajuan-kebudayaan-inklusif-melalui-film-orens-production-rintis-wadah-kreatif-bagi-disabilitas-20261023

Disporabudpar Jember Dorong Pemajuan Kebudayaan Inklusif melalui Film, ORENS Production Rintis Wadah Kreatif bagi Disabilitas

JEMBER, 23 OKTOBER 2026 – Pemajuan kebudayaan dapat dilakukan melalui beragam medium kreatif, termasuk film yang mampu merekam pengalaman, menyampaikan gagasan, dan menghadirkan perspektif kehidupan yang beragam. Semangat tersebut diwujudkan melalui program “Menebas Batas, Bersuara Riuh” yang digagas ORENS Production sebagai upaya merintis ruang ekspresi kebudayaan yang inklusif bagi teman-teman disabilitas di Kabupaten Jember.

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (22/10/2026) di Cafe Tung Tung Kuy, Perumahan Bernady Land, Kabupaten Jember. Program tersebut memperoleh pendanaan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui program Dana Indonesiaraya LPDP RI, dengan fokus kegiatan mendukung teman-teman disabilitas untuk terlibat dalam proses produksi film sebagai bagian dari subsektor ekonomi kreatif film, animasi, dan video.

Dalam perspektif pemajuan kebudayaan, film tidak hanya berfungsi sebagai produk audiovisual, tetapi juga menjadi medium untuk merekam pengalaman sosial, mengembangkan kreativitas, serta memperkenalkan keberagaman perspektif masyarakat. Keterlibatan teman-teman disabilitas dalam proses kreatif menjadi bagian penting dalam memperluas partisipasi masyarakat dalam kehidupan kebudayaan.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Jember, Agung Nugroho, S.Sos., menekankan pentingnya membuka ruang berekspresi yang memberikan kesempatan setara bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi melalui karya kreatif.

“Pemajuan kebudayaan membutuhkan partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk teman-teman disabilitas. Melalui film, mereka memiliki kesempatan untuk menyampaikan gagasan, merepresentasikan pengalaman, dan menunjukkan potensi yang dimiliki. Kami berharap inisiatif seperti ini dapat menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas sekaligus memperkaya keberagaman ekspresi kebudayaan di Kabupaten Jember,” ungkap Agung

Menurutnya, pengembangan ruang kreatif yang inklusif juga membuka peluang kolaborasi antara komunitas, lingkungan pendidikan, pemerintah, dan pelaku industri kreatif. Kolaborasi tersebut diperlukan agar potensi masyarakat dapat berkembang melalui kegiatan kebudayaan yang berkelanjutan.

Melalui program “Menebas Batas, Bersuara Riuh”, ORENS Production merintis ruang pembelajaran dan produksi film bagi teman-teman disabilitas. Proses kreatif dapat mencakup pengembangan ide cerita, penulisan naskah, pengenalan kamera, pemeranan, hingga keterlibatan dalam produksi sesuai minat dan kebutuhan masing-masing peserta.

Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk menghadirkan cerita dari sudut pandang yang lebih beragam. Peserta tidak hanya menjadi objek yang direkam, tetapi juga berkesempatan menyampaikan gagasan dan pengalaman melalui karya yang mereka ciptakan. Dengan demikian, film dapat menjadi sarana ekspresi sekaligus media untuk membangun pemahaman masyarakat mengenai keberagaman dan inklusivitas.

Bagi pengembangan kebudayaan di Kabupaten Jember, inisiatif ini membuka peluang untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam penciptaan karya kreatif. Keberlanjutan ruang komunitas menjadi hal penting agar proses pembelajaran tidak berhenti pada satu produksi, tetapi dapat berkembang menjadi wadah berbagi pengetahuan, berjejaring, berkolaborasi, dan menghasilkan karya secara berkesinambungan.

Selain mendukung ekspresi budaya, pengenalan proses produksi film juga dapat memperluas wawasan peserta terhadap peluang di subsektor ekonomi kreatif film, animasi, dan video. Pengembangan potensi tersebut memerlukan proses pembelajaran berkelanjutan, dukungan lingkungan yang aksesibel, serta kolaborasi berbagai pihak.

Semangat “Menebas Batas, Bersuara Riuh” menegaskan bahwa pemajuan kebudayaan membutuhkan ruang bagi beragam suara untuk hadir dan berkembang. Melalui kesempatan berkarya yang lebih inklusif, inisiatif ORENS Production diharapkan dapat memperkaya ekspresi kebudayaan sekaligus mendorong tumbuhnya ekosistem kreatif yang terbuka dan berkelanjutan di Kabupaten Jember. (ram)

Galeri Foto