logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Umum, Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Dongkrak Ekonomi UMKM, Warga Berharap Bunga Desaku Tetap Berjalan

  • 07 April 2026
  • Dibaca 195 Kali
Bagikan Via:
dongkrak-ekonomi-umkm-warga-berharap-bunga-desaku-tetap-berjalan-20260407

Dongkrak Ekonomi UMKM, Warga Berharap Bunga Desaku Tetap Berjalan

JEMBER, 07 APRIL 2026 - Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) Pemerintah Kabupaten Jember dinilai mampu mendongkrak ekonomi UMKM dan pedagang kecil. Karena itu, program ini diharapkan dapat terus berjalan dan dilanjutkan.

Hal tersebut disampaikan Samsul, pedagang bakso yang menjajakan dagangannya di lokasi Bunga Desaku di Kecamatan Mumbulsari, Senin 06 April 2026.

“Saya senang dengan acara ini. Dagangan saya cepat laku dan habis. Kalau bisa, acara seperti ini sering diadakan. Soalnya, kalau tidak ada acara seperti ini, dagangan saya sering tidak habis dan selalu tersisa,” ujar Samsul.

Hal senada juga disampaikan Tomo. Menurutnya, program bupati ngantor di desa memberikan kepuasan tersendiri bagi masyarakat, terutama mereka yang ingin mendapatkan layanan secara langsung.

“Ini bagus, ada program bupati mau ngantor di desa. Meski hanya sehari, banyak keluhan masyarakat yang bisa ditampung secara langsung oleh bupati, sehingga masyarakat merasa puas karena bisa menyampaikan uneg-unegnya,” ujar Tomo.

Menurut Tomo, sosialisasi program juga perlu disampaikan langsung kepada warga, terutama yang tinggal di desa seperti dirinya.

“Tadi kami juga mendengar bahwa saat ini masyarakat Jember bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis, juga ada beasiswa. Ini bagus dan perlu diketahui oleh masyarakat,” tambahnya.

Saat ditanya apakah sosialisasi yang selama ini disampaikan bupati melalui media sosial dan banner tidak cukup, Tomo menyatakan bahwa tidak semua masyarakat mengetahui hal tersebut, terutama warga desa yang tidak semuanya memiliki telepon genggam.

“Tidak semua masyarakat memiliki telepon genggam seperti orang kota. Kami yang tinggal di desa juga lebih suka mendapatkan penjelasan langsung. Memang ada banner yang menyebutkan pemeriksaan kesehatan gratis, tetapi bagaimana prosedur dan syaratnya, banyak yang tidak tahu. Kalau ada penjelasan langsung dari bupati, ini kan enak,” ujarnya.

Ia berharap program Bunga Desaku tetap berjalan dan terus dilanjutkan karena dinilai memberikan pencerahan kepada masyarakat Jember. (al)

Galeri Foto