logo ppid jember kim
Oleh : Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM

Peringati Hari Konsumen Nasional, BKPSDM Jember Dorong ASN Jadi Agen Edukasi dan Pelindung Konsumen Cerdas

  • 23 April 2026
  • Dibaca 160 Kali
Bagikan Via:
peringati-hari-konsumen-nasional-bkpsdm-jember-dorong-asn-jadi-agen-edukasi-dan-pelindung-konsumen-cerdas-20260423

Peringati Hari Konsumen Nasional, BKPSDM Jember Dorong ASN Jadi Agen Edukasi dan Pelindung Konsumen Cerdas

JEMBER, 23 APRIL 2026 – Menyambut Hari Konsumen Nasional, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jember menggelar Webinar bertajuk "Momentum ASN Menguatkan Komitmen Perlindungan Konsumen" pada Rabu, 22 April 2026.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Bakorwil V, UPT Perlindungan Konsumen Jember, Disperindag Prov. Jatim, dan BPSK Jember berkolaborasi dengan Jember Ayo Ngopi. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom serta live streaming di kanal YouTube Pemkab Jember dan BKPSDM Jember ini diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Bakorwil V.

Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), dalam arahannya menekankan bahwa peran ASN dalam memberikan pelayanan publik harus dimaknai lebih dari sekadar menjalankan tugas profesi. Ia mengajak seluruh peserta untuk melihat posisi mereka sebagai instrumen pengabdian yang bernilai ibadah.

"Menjadi ASN merupakan kesempatan untuk menjadikan amal jariyah dalam bentuk pelayanan publik. Dengan terus meningkatkan kualitas ASN, Insyaallah kita bisa selesaikan berbagai masalah di Jember seperti kemiskinan dan pengangguran," ungkap Gus Fawait.

Lebih lanjut, Gus Fawait menegaskan bahwa peningkatan kompetensi dan integritas ASN berbanding lurus dengan keberhasilan pemerintah daerah dalam mengentaskan masalah ekonomi kerakyatan. Perlindungan terhadap konsumen, dalam hal ini masyarakat luas, menjadi bagian integral dari misi tersebut.

Senada dengan hal tersebut, Plt. Kepala BKPSDM Jember, Deni Irawan, S.Sos., menyoroti tantangan ASN di era transformasi digital. Menurutnya, ASN kini menghadapi kompleksitas baru dalam interaksi ekonomi dan transaksi publik yang memerlukan ketajaman literasi.

"Tugas ASN tidak hanya dalam ranah administratif, namun juga menjadi agen edukasi publik, termasuk dalam hal perlindungan konsumen di era digital dimana banyak sekali masalah dalam bertransaksi," jelas Deni Irawan.

Ia juga menambahkan bahwa aparatur negara memiliki peran ganda yang strategis. Selain sebagai konsumen yang cerdas, ASN harus mampu memposisikan diri sebagai benteng pertahanan bagi hak-hak masyarakat.

"Dari ASN, kita hadir tidak hanya sebagai konsumen, namun sebagai pelindung dan pendidik konsumen," imbuhnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu menyelaraskan persepsi seluruh ASN di wilayah Bakorwil V dalam mendukung iklim transaksi yang sehat dan aman, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat sebagai konsumen jasa dan produk layanan publik. (dik)

Galeri Foto