DPRKPLH Jember Gandeng TP PKK Sosialisasikan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program KUTAH MILI
- 11 Juli 2026
- Dibaca 9 Kali
Bagikan Via:
DPRKPLH Jember Gandeng TP PKK Sosialisasikan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program KUTAH MILI
JEMBER, 11 Juli 2026 – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Jember melalui Bidang Kebersihan berkolaborasi dengan Pokja III TP PKK Kabupaten Jember menggelar Sosialisasi Pengelolaan Sampah Mandiri dan Pelatihan Program KUTAH MILI (Kumpulkan Minyak Jelantah Demi Lingkungan Sehat) di Aula Graha Wiyata Dinas Pendidikan Kabupaten Jember pada Kamis, 9 Juli 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh Ketua TP PKK Kecamatan dan Kelurahan se-Kabupaten Jember sebagai upaya memperkuat peran keluarga dalam membangun budaya hidup bersih, mengurangi timbulan sampah dari sumbernya, serta meningkatkan pemanfaatan minyak jelantah menjadi produk yang bernilai guna dan bernilai ekonomi.
Mewakili DPRKPLH Kabupaten Jember, perwakilan Bidang Kebersihan, Mentik Diyah Andayani, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Jember Nomor 100.3.4.2/441/35.09.313/2026 tentang Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Sampah Mandiri. Menurutnya, TP PKK memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mengedukasi masyarakat hingga tingkat keluarga mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang benar.
"TP PKK memiliki jaringan hingga tingkat desa dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini kami berharap para Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa dapat menjadi motor penggerak perubahan perilaku masyarakat, mulai dari membiasakan pemilahan sampah, pengelolaan bank sampah, hingga pemanfaatan minyak jelantah agar tidak lagi dibuang sembarangan," ujar Mentik.
Selain sosialisasi, peserta juga mengikuti pelatihan pembuatan sabun dari minyak jelantah sebagai bagian dari Program KUTAH MILI. Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk penerapan ekonomi sirkular, yaitu mengubah limbah rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat sekaligus memiliki nilai ekonomi.
Mentik menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat yang membuang minyak jelantah ke saluran air maupun menggunakannya berulang kali untuk memasak. Padahal, kebiasaan tersebut berpotensi mencemari lingkungan serta berdampak buruk bagi kesehatan.
"Melalui Program KUTAH MILI, kami ingin mengajak masyarakat mengubah cara pandang terhadap minyak jelantah. Bukan lagi menjadi limbah yang mencemari lingkungan, tetapi dapat dikumpulkan dan diolah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun. Harapannya, ilmu yang diperoleh hari ini dapat diterapkan dan disebarluaskan di wilayah masing-masing," tambahnya.
Jupriono S.T., M.Si. selaku Kepala Dinas DPRKPLH Kabupaten Jember berharap seluruh peserta dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan mengajak masyarakat memilah sampah sejak dari rumah, mengumpulkan minyak jelantah, serta mengolah atau menyalurkannya untuk dimanfaatkan kembali. Melalui langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama, diharapkan jumlah sampah dan limbah yang mencemari lingkungan dapat terus berkurang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen DPRKPLH Kabupaten Jember dalam mendorong inovasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi dengan TP PKK untuk mewujudkan Kabupaten Jember yang lebih bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan. (fag)