Antisipasi Dampak Penutupan TPA Pakusari, PKK Jemberlor Dorong Pembentukan Bank Sampah Tiap RW
- 08 Mei 2026
- Dibaca 223 Kali
Bagikan Via:
Antisipasi Dampak Penutupan TPA Pakusari, PKK Jemberlor Dorong Pembentukan Bank Sampah Tiap RW
JEMBER, 08 MEI 2026 – Tim Penggerak PKK Kelurahan Jemberlor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember mendorong pembentukan bank sampah di setiap Rukun Warga (RW) sebagai langkah mengantisipasi dampak penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari.
Upaya tersebut disampaikan dalam pertemuan rutin TP PKK Kelurahan Jemberlor yang digelar di Pendopo Kelurahan setempat, Jumat 08 Mei 2026, dan dihadiri sekitar 20 anggota PKK.
Ketua TP PKK Kelurahan Jemberlor, Nursyamsida Tohari, SE, MM mengatakan keberadaan bank sampah di tingkat RW dinilai penting agar pengelolaan sampah rumah tangga lebih tertata dan tidak seluruhnya bergantung pada TPA.
“Kami berharap setiap RW nantinya memiliki bank sampah sendiri agar pengelolaan sampah rumah tangga lebih mandiri dan terorganisir,” ujarnya saat memberikan materi pembinaan kepada kader PKK.
Menurutnya, saat ini bank sampah baru tersedia di RW 7, RW 15, RW 19 dan RW 25. Karena itu, pihaknya mendorong wilayah lain untuk mulai membangun sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Dalam kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut, acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PKK, dilanjutkan laporan sekretaris, bendahara serta penyampaian materi pembinaan oleh Ketua TP PKK.
Nursyamsida menjelaskan kader PKK diharapkan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah organik dan nonorganik sejak dari rumah tangga.
“Mulai sekarang sampah harus dipilah karena sampah organik juga bisa dimanfaatkan menjadi pupuk kompos,” katanya.
Sementara itu, Lurah Jemberlor, Zaim Ilmi, S.Sos., M.Si menegaskan kader PKK memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah berbasis warga.
“PKK menjadi ujung tombak edukasi kepada masyarakat. Dengan keterlibatan kader, kami optimistis budaya memilah sampah dapat diterapkan di lingkungan warga,” ujarnya.
Ia menambahkan keberadaan bank sampah tidak hanya membantu mengurangi volume sampah menuju TPA, tetapi juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat apabila dikelola secara baik dan berkelanjutan.
Pemerintah Kelurahan Jemberlor berharap sinergi antara kader PKK dan masyarakat terus diperkuat guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan ramah lingkungan. (rus)