DPRKPLH Jember Survei Tugu Perbatasan, Siapkan Penataan Gapura Pintu Masuk yang Lebih Mencerminkan Identitas Jember
- 11 Maret 2026
- Dibaca 198 Kali
Bagikan Via:
DPRKPLH Jember Survei Tugu Perbatasan, Siapkan Penataan Gapura Pintu Masuk yang Lebih Mencerminkan Identitas Jember
JEMBER , 11 MARET 2026 Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Jember melalui Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) melakukan kegiatan survei Kamis 26 Februari 2026 terhadap sejumlah tugu perbatasan wilayah Kabupaten Jember. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat melalui layanan Wadul Gus’e terkait penataan gapura pintu masuk wilayah Jember agar lebih menonjolkan identitas daerah.
Survei lapangan tersebut dilakukan di beberapa titik perbatasan strategis, yakni perbatasan Jember dengan Kabupaten Lumajang, Jember dengan Bondowoso, serta Jember dengan Banyuwangi. Tim dari Bidang PSU DPRKPLH turun langsung untuk meninjau kondisi fisik tugu perbatasan sekaligus mengidentifikasi potensi penataan yang dapat dilakukan di masa mendatang.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pendataan dan dokumentasi terhadap kondisi bangunan gapura, mulai dari struktur fisik, tampilan visual, hingga lingkungan di sekitar tugu perbatasan. Langkah ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran menyeluruh sebelum menentukan konsep penataan yang tepat.
Kepala Bidang PSU DPRKPLH Jember menyampaikan bahwa saat ini kegiatan masih berada pada tahap survei lapangan sebagai bagian dari proses awal dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
“Untuk saat ini kami masih dalam tahap survei lapangan di beberapa titik perbatasan Kabupaten Jember. Kami ingin melihat secara langsung kondisi gapura atau tugu perbatasan yang ada, mulai dari kondisi fisik hingga potensi penataan yang bisa dilakukan ke depan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa hasil dari survei tersebut nantinya akan menjadi bahan kajian bagi pemerintah daerah dalam merumuskan rencana penataan gapura perbatasan yang lebih representatif dan mencerminkan karakter Kabupaten Jember.
“Melalui survei ini kami mengumpulkan data dan informasi terlebih dahulu. Nantinya hasil dari survei ini akan menjadi dasar dalam merencanakan penataan gapura agar pintu masuk Jember dapat lebih menonjolkan identitas daerah serta memberikan kesan yang lebih baik bagi masyarakat maupun pengunjung yang datang,” tambahnya.
Selain sebagai penanda batas wilayah administratif, gapura perbatasan juga memiliki peran penting sebagai wajah pertama daerah. Oleh karena itu, penataan yang baik diharapkan dapat memberikan kesan positif sekaligus memperkuat citra Kabupaten Jember.
Kegiatan survei ini juga menjadi bentuk respons cepat Pemerintah Kabupaten Jember terhadap aduan masyarakat melalui layanan Wadul Gus’e, yang selama ini menjadi sarana komunikasi antara warga dengan pemerintah daerah.
Ke depan, DPRKPLH Jember akan melanjutkan proses kajian setelah seluruh titik perbatasan selesai disurvei. Dengan langkah tersebut, diharapkan penataan gapura perbatasan dapat dilakukan secara terencana sehingga mampu menghadirkan gerbang masuk Kabupaten Jember yang lebih representatif, menarik, dan mencerminkan identitas daerah. (rfky)