logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

DTPHP Jember Ukur Irigasi Tersier di Lojejer, Pastikan Pembangunan Sesuai Standar

  • 19 Oktober 2026
  • Dibaca 24 Kali
Bagikan Via:
dtphp-jember-ukur-irigasi-tersier-di-lojejer-pastikan-pembangunan-sesuai-standar-20261019

DTPHP Jember Ukur Irigasi Tersier di Lojejer, Pastikan Pembangunan Sesuai Standar

JEMBER, 19 OKTOBER 2026 - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember melakukan pengukuran irigasi tersier dalam kegiatan monitoring dan evaluasi pembangunan yang dilaksanakan Kelompok Tani Sumber Rezeki Satu di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan. Senin, 19 Oktober 2026.

Pengukuran tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan teknis untuk melihat kesesuaian dimensi irigasi dengan standar yang telah ditetapkan. Selain memeriksa bukti fisik pembangunan, tim juga melakukan pengecekan langsung terhadap ukuran bangunan irigasi sebagai salah satu tahapan evaluasi pekerjaan.

Salah satu staf DTPHP Jember, Fandi, menyampaikan bahwa pengukuran menjadi bagian penting dalam proses monitoring dan evaluasi. Pemeriksaan tersebut membantu memastikan kondisi fisik hasil pembangunan dapat dinilai berdasarkan ukuran dan ketentuan teknis yang berlaku.

“Dalam monitoring dan evaluasi ini, kami tidak hanya melihat bukti fisik pembangunan, tetapi juga melakukan pengukuran untuk memastikan kesesuaian irigasi dengan standar yang ditetapkan. Pemeriksaan seperti ini penting agar hasil pembangunan bisa dievaluasi secara menyeluruh,” ujar Fandi.

Ia menambahkan, pengecekan secara langsung dapat membantu mengidentifikasi kondisi hasil pekerjaan di lapangan. Hasil pemeriksaan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk melihat apakah pembangunan yang dilakukan sudah sesuai dengan ketentuan yang menjadi acuan.

Sementara itu, Analis Prasarana dan Sarana Pertanian Joko Nurcahyo, S.TP., mengatakan bahwa kesesuaian konstruksi irigasi perlu diperhatikan karena berkaitan dengan fungsi pengairan bagi lahan pertanian. Infrastruktur yang dibangun dengan memperhatikan ketentuan teknis diharapkan dapat menunjang pemanfaatan air secara lebih optimal.

“Pengukuran ini penting untuk melihat apakah dimensi irigasi sudah sesuai dengan standar. Harapannya, hasil pembangunan dapat berfungsi sebagaimana mestinya dan membantu memenuhi kebutuhan pengairan bagi kelompok tani,” kata Joko.

Kegiatan monitoring dan evaluasi di Desa Lojejer ini menjadi salah satu bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan infrastruktur pertanian. Melalui pemeriksaan fisik dan pengukuran, DTPHP Jember berupaya memastikan hasil pekerjaan dapat dinilai secara teknis sekaligus mendukung kebutuhan petani.

Dengan adanya evaluasi tersebut, pembangunan irigasi tersier oleh Kelompok Tani Sumber Rezeki Satu diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi kegiatan pertanian di Kecamatan Wuluhan, khususnya dalam mendukung kelancaran pengairan lahan. (ima)

Galeri Foto