Sigap dan Humanis, Dinsos PPPA All Out Dampingi Korban Kekerasan dan Bullying di Jombang
- 08 April 2026
- Dibaca 178 Kali
Bagikan Via:
Sigap dan Humanis, Dinsos PPPA All Out Dampingi Korban Kekerasan dan Bullying di Jombang
JEMBER, 08 APRIL 2026 – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan terhadap anak dengan melakukan pendampingan lanjutan terhadap korban dugaan kekerasan fisik dan bullying yang sempat viral di media sosial.
Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan pada Selasa, 07 April 2026, mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB, dengan lokasi di rumah korban serta di lingkungan sekolah yang bersangkutan. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, di antaranya Bidang Perlindungan Anak, Pemberdayaan Perempuan, UPTD PPA, wali kelas, wakil kepala sekolah, korban beserta orang tua, serta tim psikolog dari Garwita Institute.
Kepala Bidang Perlindungan Anak, Sugeng Riyadi, S.E., menjelaskan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan kondisi psikologis dan hak-hak korban tetap terpenuhi pascakejadian.
“Kami memastikan korban mendapatkan layanan psikologis secara berkelanjutan. Selain itu, kami juga melakukan home visit untuk melihat langsung kondisi anak di lingkungan keluarga serta memberikan penguatan agar korban dapat kembali percaya diri,” ujar Sugeng.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan sejumlah langkah konkret, di antaranya memberikan layanan psikologis kepada korban, melakukan kunjungan rumah, serta menjalin koordinasi intensif dengan pihak sekolah. Hal ini dilakukan untuk memastikan korban tetap mendapatkan hak pendidikannya tanpa diskriminasi atau tekanan.
Sugeng menambahkan, pihak sekolah juga menunjukkan komitmen dalam menangani kasus ini dengan merencanakan kegiatan sosialisasi anti kekerasan. Kegiatan tersebut nantinya akan melibatkan Dinsos PPPA sebagai narasumber, guna memberikan edukasi kepada siswa dan tenaga pendidik tentang pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak.
Selain pendampingan psikologis, Dinsos PPPA juga memberikan bantuan sembako kepada korban dan keluarganya sebagai bentuk dukungan sosial. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus menjadi wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Ke depan, pendampingan terhadap korban akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Dinsos PPPA berkomitmen untuk tidak hanya menyelesaikan kasus, tetapi juga memastikan pemulihan korban berjalan optimal.
“Pendampingan ini tidak berhenti di sini. Kami akan terus memantau perkembangan korban, baik dari sisi psikologis maupun sosial, agar anak dapat kembali menjalani kehidupan secara normal,” tegas Sugeng.
Kegiatan pendampingan secara maksimal ini juga bentuk sinergi antar bidang yang ada di dalam Dinsos PPPA Jember. Karena setiap bidang berperan dalam pendampingan. Melalui langkah ini, Dinsos PPPA berharap dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang. (wln)