logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Empat Kelompok Informasi Masyarakat Sumbersari Digembleng Jadi Corong Wadul Gus'e

  • 12 Juli 2026
  • Dibaca 44 Kali
Bagikan Via:
empat-kelompok-informasi-masyarakat-sumbersari-digembleng-jadi-corong-wadul-guse-20260712

Empat Kelompok Informasi Masyarakat Sumbersari Digembleng Jadi Corong Wadul Gus'e

JEMBER, 12 JULI 2026 – Sebanyak 20.960 aduan masyarakat telah masuk melalui layanan Wadul Gus'e hingga 30 Juni 2026. Menariknya, 93 persen di antaranya telah ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten Jember. Agar semakin banyak warga mengetahui dan memanfaatkan layanan tersebut, empat Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dari Kecamatan Sumbersari mendapat pembekalan khusus dalam KIM Sabtu Kreatif Session 4 yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember di Gedung Jember Nusantara, Sabtu, 11 Juli 2026.

Empat KIM yang mengikuti kegiatan itu yakni KIM Sumbersari Cerdas, KIM Antirogo Smart Information, KIM Info Reng Tegalgede, dan KIM Kebonsari Kuereen. Mereka bergabung bersama 36 peserta dari 12 KIM se-Kabupaten Jember untuk memperdalam pemahaman mengenai mekanisme layanan pengaduan resmi milik Pemerintah Kabupaten Jember.

Dalam sesi tersebut, Ning Niha, salah satu host Wadul Gus'e, menjelaskan alur pelayanan mulai dari penerimaan laporan masyarakat, proses verifikasi, disposisi kepada organisasi perangkat daerah (OPD), hingga penyelesaian aduan. Menurutnya, keberhasilan pelayanan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada sejauh mana masyarakat mengetahui cara memanfaatkan kanal pengaduan resmi.

"KIM memiliki peran strategis sebagai penghubung informasi antara pemerintah dan masyarakat. Kami berharap peserta tidak hanya memahami alur layanan Wadul Gus'e, tetapi juga mampu mengedukasi warga agar memanfaatkan kanal pengaduan resmi ini. Semakin banyak masyarakat yang mengetahui cara menggunakan Wadul Gus'e, semakin cepat pula berbagai persoalan pelayanan publik dapat ditindaklanjuti," ujarnya.

Data terbaru yang dirilis akun Instagram @Wadul Gus'e menunjukkan tingkat respons masyarakat terhadap kanal resmi Pemkab Jember ini terus meningkat. Hingga akhir Juni 2026, dari 20.960 aduan yang diterima, sebanyak 16.430 laporan telah diselesaikan, 3.103 laporan masih dalam proses tindak lanjut OPD, 1.356 laporan telah didisposisikan, dan 71 laporan dibatalkan. Capaian tersebut menjadi indikator bahwa kanal pengaduan digital semakin efektif menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.

Selain mengikuti materi di kelas, peserta juga diajak melihat langsung sistem pengelolaan pelayanan publik berbasis digital di Jember Command Center. Di lokasi tersebut, mereka mempelajari bagaimana laporan masyarakat dipantau, diteruskan kepada OPD terkait, hingga dipastikan memperoleh tindak lanjut.

Sebagai tindak lanjut pelatihan, seluruh peserta mendapat tugas memproduksi konten edukatif mengenai Jember Command Center dan Wadul Gus'e. Konten tersebut akan disebarluaskan melalui media sosial dan kanal informasi masing-masing KIM agar semakin banyak masyarakat memahami cara menyampaikan aspirasi maupun pengaduan secara benar.

Salah seorang peserta dari KIM Sumbersari Cerdas, Eka Wahyu Irianto, menilai pelatihan tersebut memberikan bekal yang dibutuhkan KIM dalam menjalankan fungsi edukasi kepada masyarakat.

"Kami tidak ingin ilmu ini berhenti di ruang pelatihan. Melalui konten yang akan kami buat, masyarakat diharapkan semakin mengenal Wadul Gus'e sebagai kanal pengaduan resmi yang mudah diakses, cepat, dan transparan. Dengan begitu, setiap persoalan pelayanan publik bisa segera diketahui dan ditindaklanjuti pemerintah," katanya.

Keikutsertaan empat KIM dari Kecamatan Sumbersari menjadi bagian dari upaya memperkuat peran KIM sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun komunikasi publik. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan Wadul Gus'e, semakin cepat pula berbagai persoalan pelayanan dapat diselesaikan sehingga kualitas pelayanan publik di Kabupaten Jember terus meningkat. (sar)

Galeri Foto