logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata

Film Inklusif Jadi Ruang Ekspresi Keberagaman, Disporabudpar Jember Dukung Penguatan Partisipasi Kebudayaan

  • 24 Oktober 2026
  • Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
film-inklusif-jadi-ruang-ekspresi-keberagaman-disporabudpar-jember-dukung-penguatan-partisipasi-kebudayaan-20261024

Film Inklusif Jadi Ruang Ekspresi Keberagaman, Disporabudpar Jember Dukung Penguatan Partisipasi Kebudayaan

JEMBER, 23 OKTOBER 2026 - Keberagaman merupakan bagian penting dari kehidupan kebudayaan yang perlu dirawat melalui ruang ekspresi yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Salah satu upaya menghadirkan keberagaman tersebut dilakukan melalui medium film, yang tidak hanya berfungsi sebagai karya audiovisual, tetapi juga menjadi sarana untuk menyampaikan pengalaman, merekam realitas sosial, dan memperkenalkan perspektif yang beragam.

Semangat tersebut tercermin dalam program “Menebas Batas, Bersuara Riuh” yang digagas ORENS Production. Program ini mendapatkan pendanaan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui program Dana Indonesiaraya LPDP RI, dengan kegiatan yang mendukung teman-teman disabilitas di Kabupaten Jember untuk terlibat dalam produksi film sebagai bagian dari subsektor ekonomi kreatif film, animasi, dan video.

Bagi pengembangan kebudayaan daerah, inisiatif ini membuka peluang bagi semakin beragamnya pengalaman masyarakat untuk hadir dalam karya kreatif. Teman-teman disabilitas tidak hanya menjadi bagian dari cerita yang ditampilkan, tetapi juga berkesempatan menyampaikan gagasan, menentukan perspektif, dan terlibat dalam proses penciptaan karya.

Melalui pendekatan tersebut, film dapat menjadi medium untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam kegiatan kebudayaan. Pengalaman hidup, lingkungan sosial, serta cara pandang peserta dapat diolah menjadi cerita yang memiliki makna, sekaligus memperkaya keberagaman narasi yang berkembang di tengah masyarakat Jember.

Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jember melalui bidang yang membidangi kebudayaan memiliki ruang untuk mendorong tumbuhnya inisiatif kreatif berbasis masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, satuan pendidikan, dan pelaku perfilman menjadi salah satu unsur penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap kegiatan kebudayaan.

Kepala Bidang Kebudayaan, Agung Nugroho, S.Sos., dapat menekankan pentingnya keterbukaan ruang berekspresi dalam upaya pemajuan kebudayaan.

“Pemajuan kebudayaan perlu memberikan ruang bagi masyarakat dengan beragam latar belakang untuk berpartisipasi dan menyampaikan perspektifnya. Melalui film, teman-teman disabilitas memiliki kesempatan untuk menghadirkan cerita, mengembangkan kreativitas, dan berkontribusi dalam memperkaya ekspresi kebudayaan,” Ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, proses produksi film dapat menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan kreativitas, keterampilan, dan pengalaman personal. Peserta berkesempatan mengenal berbagai tahapan produksi, mulai dari pengembangan ide, penulisan cerita, pemeranan, pengoperasian kamera, hingga proses pengambilan gambar sesuai minat dan kebutuhan masing-masing.

Lebih jauh, rintisan wadah komunitas ini diharapkan dapat berkembang melampaui kegiatan produksi film. Keberadaan komunitas dapat membuka ruang pertemuan dan kolaborasi, sehingga peserta memiliki kesempatan untuk terus belajar, berbagi pengalaman, serta mengembangkan karya secara berkelanjutan.

Dari sisi ekonomi kreatif, pengalaman dalam proses produksi juga dapat menjadi pintu pengenalan terhadap beragam peran dalam industri film, animasi, dan video. Namun, pengembangan potensi tersebut membutuhkan proses pembelajaran yang berkelanjutan, aksesibilitas yang memadai, serta dukungan dari berbagai pihak.

Melalui “Menebas Batas, Bersuara Riuh”, ORENS Production menghadirkan inisiatif yang mempertemukan kreativitas dan inklusivitas dalam satu ruang berkarya. Langkah ini menjadi pengingat bahwa kebudayaan tidak hanya tumbuh dari warisan masa lalu, tetapi juga berkembang melalui pengalaman, gagasan, dan karya yang diciptakan masyarakat pada masa kini. (af)

Galeri Foto