logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Sumbersari

Galian Kabel Optik Ganggu Warga, Kelurahan Sumbersari Turun Tangan

  • 17 Oktober 2025
  • Dibaca 550 Kali
Bagikan Via:
galian-kabel-optik-ganggu-warga-kelurahan-sumbersari-turun-tangan-20251018

Galian Kabel Optik Ganggu Warga, Kelurahan Sumbersari Turun Tangan

JEMBER, 16 Oktober 2025 – Warga Jl. Kalimantan, RT 001 RW 28, Lingkungan Tegalboto Lor, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, mengeluhkan aktivitas galian kabel optik oleh penyedia jasa internet milik PT. Internusa Duta Makmur (ID.NET). Galian yang melintasi wilayah kampus dan permukiman tersebut dianggap mengganggu kebersihan lingkungan, menyebabkan banjir, dan merusak estetika area sekitar. Keluhan ini disampaikan melalui aplikasi Wadul Guse oleh salah satu warga, Damar, yang beralamat di Jl. Kalimantan.

Menanggapi laporan tersebut, Lurah Sumbersari, Bhatara Pragusta, ST, menggelar mediasi pada Jumat, 17 Oktober 2025, di Pendopo Kelurahan Sumbersari. Mediasi dihadiri oleh unsur tiga pilar, Kasi Pemerintahan Adip, Ketua RT 001 Slamet Nur Hidayat, Ketua RW 28 Subhan Hidayat, serta perwakilan ID.NET, yaitu Rayhan Dwi Prayogo (staf) dan Ganjar Bagas (pengawas lapangan).

Damar, warga yang mengajukan pengaduan, menyatakan bahwa pekerjaan galian ID.NET tidak dilakukan secara rapi dan terkesan meloncat-loncat. Bekas galian dibiarkan terbuka, menyebabkan lumpur menyebar hingga masuk ke area masjid dan kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jember. Bahkan, kabel bekas galian ditemukan masuk ke area kantor PWI, memperparah kondisi. Lumpur yang berserakan juga menyebabkan banjir di jalan dan merembes ke rumah warga, mengganggu kenyamanan lingkungan.

Slamet dan Subhan Hidayat, selaku ketua RT dan RW, mendesak ID.NET untuk segera mengembalikan kondisi jalan seperti semula. Mereka menuntut komitmen nyata dari perusahaan agar keluhan warga segera terselesaikan. “Kami berharap ID.NET serius menangani ini. Bekas galian harus segera ditutup agar tidak mengganggu warga lebih lama,” ujar Subhan.

Dari pihak ID.NET, Rayhan Dwi Prayogo menjelaskan bahwa pekerjaan galian mengikuti timeline yang telah disusun sejak bulan lalu, namun masih ada tambahan pekerjaan yang menyebabkan keterlambatan. Ganjar Bagas menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen menyelesaikan perbaikan bekas galian mulai Jumat, 24 Oktober 2025. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan akan segera menangani keluhan warga,” katanya.

Lurah Bhatara Pragusta menegaskan pentingnya penyelesaian cepat agar keresahan warga tidak semakin meluas. “Kami ingin masalah ini selesai secepatnya. ID.NET harus bertanggung jawab atas dampak pekerjaannya,” tegasnya.

Mediasi ini menjadi langkah awal untuk menjembatani kepentingan warga dan ID.NET. Pihak kelurahan berharap komitmen ID.NET dapat direalisasikan sesuai janji, sehingga lingkungan Jl. Kalimantan kembali nyaman dan aman bagi warga.