Gandeng IBI, Puskesmas Sukorejo 'Bedah' Standar Pelayanan Bidan TPMB: Tak Main-Main dengan Nyawa!
- 17 Maret 2026
- Dibaca 214 Kali
Bagikan Via:
Gandeng IBI, Puskesmas Sukorejo 'Bedah' Standar Pelayanan Bidan TPMB: Tak Main-Main dengan Nyawa!
SUKOREJO – 17 Maret 2026 – Puskesmas Sukorejo kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan masyarakat melalui kegiatan supervisi dan pembinaan Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB). Kegiatan yang menyasar praktik bidan mandiri di wilayah Desa Karangsono ini dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas Sukorejo, dr. Siti Masnunah.
Hadirnya tim lengkap dari manajemen puskesmas dan organisasi profesi menunjukkan betapa krusialnya peran bidan mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).
Kolaborasi Manajemen dan Organisasi Profesi
Dalam pelaksanaan supervisi ini, dr. Siti Masunah didampingi oleh:
Ely Masrifah, S.Kep. Ns (Kepala Tata Usaha dan Kepegawaian)
Erik Wedayanti, Amd. Keb (Bidan Koordinator)
Nur. LS. Friskiana Damayanti, Amd. Keb (Bidan Wilayah Desa Karangsono)
Tak hanya dari internal puskesmas, pembinaan ini juga dibersamai oleh pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ranting Bangsalsari, yakni Endang Sumiati, Amd. Keb (Ketua IBI) dan Rofi'atus Saadah, S.Tr. Keb (Bendahara IBI), guna memastikan aspek etika dan kompetensi profesi tetap terjaga.
Fokus Observasi dan Pembinaan
Tim melakukan tinjauan mendalam melalui metode observasi langsung terhadap lima pilar utama praktik kebidanan, yaitu:
Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM): Memastikan bidan pelaksana memiliki surat izin praktik yang valid dan terus memperbarui kompetensinya.
Sarana dan Prasarana: Meninjau kelayakan ruang periksa, alat medis, sterilisasi, hingga kebersihan lingkungan praktik agar sesuai standar keselamatan pasien.
Pengadaan Obat: Memastikan ketersediaan dan pengelolaan obat-obatan, termasuk masa kedaluwarsa dan cara penyimpanan yang benar.
Pencatatan dan Pelaporan: Mengevaluasi ketertiban pengisian buku KIA, kohort, serta sinkronisasi data dengan sistem pelaporan puskesmas.
Administrasi Umum: Memastikan seluruh dokumen legalitas dan arsip pasien terdokumentasi dengan rapi dan sistematis.
Tujuan Kegiatan
"Supervisi ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap TPMB , baik di Desa Karangsono maupun desa lain nya, tidak hanya sekadar menjalankan praktik, tetapi benar-benar memberikan layanan yang aman, berkualitas, dan terukur secara administrasi," jelas dr. Siti Masunah di sela-sela kegiatan.
Melalui pembinaan rutin ini, diharapkan sinergi antara Puskesmas Sukorejo, organisasi IBI, dan Bidan Mandiri semakin solid demi mewujudkan masyarakat Desa Karangsono yang lebih sehat.