Gerak Cepat! Tak Sampai 2 Jam, Lurah Kaliwates dan Destana Tinjau Lokasi Terdampak Banjir di Lingkungan Condro
- 28 Januari 2026
- Dibaca 634 Kali
Bagikan Via:
Gerak Cepat! Tak Sampai 2 Jam, Lurah Kaliwates dan Destana Tinjau Lokasi Terdampak Banjir di Lingkungan Condro
KALIWATES – Selasa (27 Januari 2026), respons cepat ditunjukkan oleh jajaran Pemerintah Kelurahan Kaliwates bersama ketua RT05 RW8, RT03 RW8 dan ketua RW8 serta tim Kelurahan Tangguh Bencana (Destana) dalam menanggapi keluhan warga. Hanya berselang kurang dari dua jam setelah laporan masuk melalui kanal pengaduan Wadul Guse, tim gabungan langsung turun ke lapangan untuk meninjau kondisi pemukiman di sepanjang bantaran sungai.
Laporan bermula pada pagi hari pukul 06.34 WIB. Seorang warga melaporkan kekhawatiran terkait ancaman banjir yang kerap melanda saat intensitas hujan tinggi. Menanggapi urgensi tersebut, Lurah Kaliwates bersama Ketua Destana bergerak sigap dan terpantau sudah berada di lokasi, yakni RT 05 RW 08 Lingkungan Condro, pada pukul 08.15 WIB.
Aspirasi Warga: Solusi Permanen, Bukan Sekadar Penanganan Sementara
Dalam peninjauan tersebut, warga menyampaikan aspirasi mendalam mengenai kondisi geografis tempat tinggal mereka yang berada tepat di bantaran sungai. Selama musim penghujan, pemukiman di wilayah ini sering kali menjadi langganan banjir akibat luapan air sungai.
Terdapat dua poin utama yang menjadi fokus diskusi di lapangan:
Pembangunan Plengsengan: Warga memohon adanya pembangunan dinding penahan tanah (plengsengan) yang permanen untuk mencegah erosi dan luapan air masuk ke pemukiman.
Normalisasi Dimensi Sungai: Adanya bangunan atau hambatan yang mengurangi dimensi (lebar) sungai memicu penyempitan arus. Warga meminta adanya pembersihan dan penataan ulang agar aliran air kembali lancar.
"Kami tidak ingin hanya penanganan saat banjir datang, tapi kami butuh solusi permanen agar setiap hujan deras kami tidak lagi was-was," ujar salah satu warga di lokasi.
"Kondisi di lapangan memang menunjukkan adanya penyempitan dimensi sungai yang cukup signifikan. Jika tidak segera dilakukan pembersihan dan pembangunan plengsengan, arus air akan terus menghantam bantaran pemukiman. Kami dari tim Destana akan segera menyusun laporan hasil tinjauan ini sebagai dasar teknis untuk langkah normalisasi sungai ke depannya," tegas H.Indra Gunawan, Ketua Destana Kaliwates di lokasi RT 05 RW 08 Lingkungan Condro.
Hadir juga bersamaan tim dari BPBD Kabupaten Jember untuk melakukan asessment dan melakukan pencatatan seluruh temuan teknis di lapangan. Hasil peninjauan ini akan segera dikoordinasikan dengan dinas terkait (seperti Dinas PUPR, SatpolPP dan lainnya) untuk dilakukan kajian lebih lanjut mengenai realisasi konstruksi plengsengan, langkah normalisasi sungai, maupun penertiban jika terbukti ada pelanggaran.
Aksi "Gercep" (Gerak Cepat) ini menjadi bukti bahwa kanal pengaduan Wadul Guse berfungsi efektif sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah, memastikan setiap keluhan segera mendapat atensi demi keselamatan dan kenyamanan warga.