Gerakan 1200 N : Aksi Nyata Mengubah Masa Depan Ibu dan Anak
- 26 Maret 2026
- Dibaca 190 Kali
Bagikan Via:
Gerakan 1200 N : Aksi Nyata Mengubah Masa Depan Ibu dan Anak
UPTD Puskesmas Banjarsengon kembali menunjukkan langkah nyata dalam mendukung program prioritas Bupati Jember melalui pertemuan strategis yang melibatkan perwakilan Gerakan 1200 Tenaga Kesehatan (Nakes), tim manajemen, serta pejabat pengelola keuangan. Kegiatan ini difokuskan pada optimalisasi penggunaan anggaran BLUD tahun 2026 guna menjawab tantangan status darurat stunting serta masih tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).
Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas, drg. Driana Desy Purwaningsih, M.Kes, berlangsung dengan penuh semangat kolaborasi dan komitmen bersama. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa kekuatan utama dalam upaya perbaikan kesehatan masyarakat terletak pada sinergi antara tenaga kesehatan di lapangan, manajemen, dan pengelola anggaran.
“Gerakan 1200 Nakes ini bukan sekadar simbol, tetapi merupakan kekuatan nyata yang harus didukung dengan perencanaan dan pemanfaatan anggaran yang tepat sasaran, agar berdampak langsung pada penurunan stunting serta AKI dan AKB,” tegasnya.
Dalam forum tersebut, berbagai strategi prioritas dibahas secara komprehensif, mulai dari penguatan layanan kesehatan ibu dan anak, peningkatan deteksi dini risiko kehamilan, hingga optimalisasi intervensi gizi berbasis masyarakat. Selain itu, pemanfaatan anggaran BLUD diarahkan untuk memperkuat kegiatan promotif dan preventif, termasuk edukasi kesehatan, pendampingan keluarga berisiko, serta peningkatan kualitas pelayanan di posyandu, pustu, dan jejaring pelayanan lainnya.
Perwakilan 1200 Nakes turut memberikan masukan berbasis pengalaman lapangan, sehingga perencanaan anggaran menjadi lebih realistis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Sementara itu, pejabat pengelola keuangan memastikan bahwa setiap program yang dirancang dapat terlaksana secara efektif, efisien, serta sesuai dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Melalui pertemuan ini, UPTD Puskesmas Banjarsengon menegaskan komitmennya untuk tidak hanya meningkatkan serapan anggaran, tetapi juga memastikan setiap program memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kolaborasi lintas peran ini diharapkan mampu mempercepat penurunan angka stunting serta AKI dan AKB di wilayah kerja.
Dengan semangat kebersamaan dan gerak cepat seluruh elemen, Puskesmas Banjarsengon optimis mampu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, serta mendukung tercapainya target pembangunan kesehatan di Kabupaten Jember.