Guru SMPN 12 Jember Belajar Membatik Sekaligus Wisata di Rezti's Batik Ambulu
- 03 Oktober 2026
- Dibaca 6 Kali
Bagikan Via:
Guru SMPN 12 Jember Belajar Membatik Sekaligus Wisata di Rezti's Batik Ambulu
JEMBER, 03 OKTOBER 2026 – Peringatan Hari Batik Nasional menjadi momentum untuk semakin mengenalkan dan melestarikan batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia. Semangat tersebut turut diwujudkan oleh para guru SMP Negeri 12 Jember melalui kegiatan belajar membatik di Resti’z Batik, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Sabtu 03 Oktober 2026.
Kegiatan yang dikemas dengan konsep edukasi sekaligus wisata tersebut memberikan pengalaman langsung kepada para peserta untuk mengenal lebih dekat proses pembuatan batik. Tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai batik, para guru juga berkesempatan mencoba secara langsung tahapan membatik dengan didampingi oleh pengrajin di Resti’z Batik.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk wisata edukasi yang memadukan unsur budaya, kreativitas, dan pengalaman langsung di lapangan. Para peserta dapat melihat bagaimana proses membatik dilakukan, mulai dari mengenal alat dan bahan, membuat pola, hingga proses mencanting menggunakan malam.
Bagi para guru, pengalaman tersebut tidak hanya menjadi aktivitas rekreatif, tetapi juga dapat menjadi tambahan wawasan yang nantinya berpotensi dikenalkan kembali kepada para peserta didik. Dengan melihat proses secara langsung, peserta dapat memahami bahwa batik bukan sekadar produk fesyen, tetapi juga bagian dari identitas budaya yang memiliki nilai sejarah, kreativitas, serta keterampilan yang perlu terus diwariskan kepada generasi berikutnya.
Salah satu peserta kegiatan, Novi, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan belajar membatik tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang berbeda karena peserta tidak hanya belajar mengenai batik, tetapi juga dapat menikmati suasana wisata di wilayah Ambulu.
“Senang sekali bisa ikut kegiatan seperti ini. Kita bisa belajar membatik secara langsung, sekaligus bisa berwisata. Jadi tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga mendapatkan pengalaman baru yang menyenangkan,” ujar Novi.
Menurutnya, kegiatan belajar secara langsung seperti ini memberikan pengalaman yang lebih menarik dibandingkan hanya mengetahui proses membatik melalui informasi atau media. Para peserta dapat mencoba sendiri bagaimana proses mencanting dilakukan serta memahami bahwa membuat batik membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan kreativitas.
Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jember, Yunita Maharani, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan upaya mendorong pengembangan wisata berbasis edukasi dan budaya di Kabupaten Jember.
“Kegiatan seperti ini menjadi contoh bahwa wisata tidak hanya tentang mengunjungi sebuah destinasi, tetapi juga bagaimana masyarakat mendapatkan pengalaman, pengetahuan, dan nilai edukasi dari kegiatan yang dilakukan. Belajar membatik secara langsung memberikan pengalaman yang sangat dekat dengan budaya dan ekonomi kreatif masyarakat,” terang Yunita.
Ia menambahkan, Hari Batik Nasional dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap batik sekaligus mengenalkan potensi para pelaku usaha dan pengrajin batik lokal. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang berkunjung dan belajar langsung kepada para pengrajin, diharapkan ekosistem batik di daerah dapat semakin berkembang.
“Jember memiliki banyak potensi budaya dan ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan menjadi bagian dari daya tarik wisata. Salah satunya melalui wisata edukasi seperti belajar membatik. Kami berharap kegiatan semacam ini dapat terus dikembangkan dan semakin banyak sekolah, komunitas, maupun masyarakat yang tertarik untuk mengenal proses kreatif di balik produk budaya lokal,” tambahnya.
Kegiatan di Resti’z Batik juga menunjukkan bahwa sektor pariwisata dapat berjalan beriringan dengan sektor pendidikan, kebudayaan, serta ekonomi kreatif. Kolaborasi tersebut dapat menciptakan bentuk kegiatan wisata yang tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar secara langsung. (ram)