Sekcam Ajung Lakukan Verval Desil 1, Pastikan Data Kemiskinan Ekstrem Akurat dan Tepat Sasaran
- 20 April 2026
- Dibaca 281 Kali
Bagikan Via:
Sekcam Ajung Lakukan Verval Desil 1, Pastikan Data Kemiskinan Ekstrem Akurat dan Tepat Sasaran
JEMBER, 20 APRIL 2026 - Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Ajung, Bagus Hendrawan, telah melaksanakan kegiatan verifikasi dan validasi (verval) data kemiskinan ekstrem desil 1 pada Sabtu, 18 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperbaiki kualitas data kemiskinan agar lebih akurat, faktual, dan terkini.
Program verval tersebut melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Kabupaten Jember, sesuai arahan Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. Tujuannya adalah memastikan bahwa bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat benar-benar tepat sasaran, khususnya bagi warga yang masuk kategori miskin ekstrem.
Dalam pelaksanaannya, setiap ASN mendapatkan kuota untuk melakukan verval terhadap 3 hingga 5 kepala keluarga (KK) dalam rentang waktu 15 hingga 30 hari. Metode yang digunakan adalah kunjungan langsung ke rumah warga sesuai data yang menjadi tanggung jawab masing-masing ASN. Melalui kunjungan tersebut, dilakukan pencocokan data secara detail, mulai dari identitas penerima, kondisi tempat tinggal, hingga keadaan sosial ekonomi riil di lapangan.
Sekcam Ajung, Bagus Hendrawan, menyampaikan bahwa pendekatan langsung ini sangat penting untuk memastikan kesesuaian antara data administrasi dengan kondisi nyata masyarakat. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meminimalisir kesalahan data.
“Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan apakah data yang tercatat sudah sesuai, baik dari segi nama maupun kondisi sebenarnya. Hal ini penting agar tidak terjadi salah sasaran dalam penyaluran bantuan,” ujarnya.
Dalam proses verval tersebut, terdapat pengalaman yang menyentuh yang dialami oleh Sekcam Ajung saat melakukan pendataan di Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, pada 18 April 2026. Ia menemukan salah satu warga sasaran dalam kondisi sakit dan tidak dapat berjalan.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, yang bersangkutan langsung diarahkan untuk memeriksakan diri ke puskesmas terdekat agar segera mendapatkan penanganan medis. Selain itu, temuan tersebut juga telah dilaporkan kepada pihak kecamatan setempat serta Dinas Sosial Kabupaten Jember guna memperoleh tindak lanjut penanganan secara lebih komprehensif.
Kegiatan verval ini tidak hanya menjadi proses administratif, tetapi juga memberikan gambaran nyata kepada ASN terkait kondisi sosial masyarakat di lapangan. Dengan data yang valid dan akurat, diharapkan program bantuan sosial dari pemerintah dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta mampu menekan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Jember secara berkelanjutan. (Ikh)