Gus Fawait Buka Ruang Kritik Lewat Live YouTube, Komitmen Benahi Layanan Kesehatan hingga Infrastruktur
- 23 April 2026
- Dibaca 202 Kali
Bagikan Via:
Gus Fawait Buka Ruang Kritik Lewat Live YouTube, Komitmen Benahi Layanan Kesehatan hingga Infrastruktur
JEMBER, 23 APRIL 2026 - Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) kembali membuka ruang dialog langsung dengan masyarakat melalui siaran langsung YouTube bertajuk “Gus Bupati Menjawab”, Kamis 23 April 2026. Dalam forum terbuka yang digelar dari RSUD dr. Soebandi itu, Gus Fawait menjawab berbagai pertanyaan dan kritik warga, mulai dari layanan kesehatan, pajak daerah, hingga infrastruktur.
Siaran yang berlangsung selama beberapa jam tersebut diikuti ribuan penonton secara daring. Dalam kesempatan itu, Gus Fawait tampil bersama sejumlah pejabat terkait untuk merespons pertanyaan masyarakat secara langsung.
Salah satu isu yang banyak disorot warga adalah pelayanan kesehatan, terutama akses rumah sakit dan penguatan layanan dasar di kecamatan melalui program hospital base. Menanggapi hal itu, Gus Fawait menegaskan bahwa Pemkab Jember tengah memperkuat fasilitas kesehatan dasar agar masyarakat mendapatkan layanan cepat dan terjangkau.
“Yang penting masyarakat merasa dilayani dengan baik. Kalau ada keluhan, langsung sampaikan melalui Wadul Gus'e atau datang ke audiensi seperti ini,” kata Gus Fawait.
Selain kesehatan, warga juga menanyakan kemungkinan adanya kebijakan pemutihan atau penghapusan denda pajak daerah. Menurut Fawait, pemerintah daerah sedang mengkaji skema tersebut secara selektif, khususnya bagi masyarakat kecil dan pelaku UMKM yang terdampak kondisi ekonomi.
“Kita ingin adil. Yang mampu bayar ya bayar, tapi yang benar-benar kesulitan kita cari jalan tengahnya. Tapi jangan sampai ada yang memanfaatkan untuk tidak bayar sama sekali,” ujarnya.
Dalam sesi itu, pertanyaan lain juga mengarah pada pengembangan Mal Pelayanan Publik (MPP) Mini di sejumlah kecamatan. Gus Fawait memastikan layanan tersebut akan diperluas agar warga desa tidak perlu datang ke pusat kabupaten hanya untuk mengurus administrasi seperti KTP, akta, hingga izin usaha.
Keluhan soal jalan rusak dan kebersihan lingkungan pun turut disampaikan warga. Menanggapi hal itu, Gus Fawait meminta dinas terkait segera mencatat seluruh aduan yang masuk dan menindaklanjutinya secepat mungkin.
“Live seperti ini bukan sekadar seremoni. Ini cara saya mendengar langsung suara rakyat. Kalau ada yang salah, koreksi saja. Saya siap dikuliti,” ucapnya.
Forum daring tersebut menjadi perhatian publik karena menampilkan gaya komunikasi pemerintahan yang terbuka. Sejak menjabat sebagai Bupati Jember, Gus Fawait memang rutin membuka kanal aspirasi masyarakat melalui program Wadul Gus'e serta audiensi langsung dengan warga.
Selain masyarakat umum, acara itu juga menghadirkan panelis dari kalangan akademisi dan pakar yang memberikan masukan terhadap berbagai kebijakan pemerintah daerah. Sejumlah peserta mengapresiasi keterbukaan tersebut, meski tetap berharap agar berbagai komitmen yang disampaikan segera direalisasikan.
Rekaman siaran langsung itu masih dapat diakses melalui kanal resmi Pemkab Jember. Gus Fawait menyebut forum serupa akan digelar rutin sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemerintahan daerah. (ach)