logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pendidikan

H-3 Wawancara Beasiswa Cinta Bergema, Harapan Mahasiswa Jember Semakin Menguat

  • 15 September 2026
  • Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
h-3-wawancara-beasiswa-cinta-bergema-harapan-mahasiswa-jember-semakin-menguat-20260915

H-3 Wawancara Beasiswa Cinta Bergema, Harapan Mahasiswa Jember Semakin Menguat

JEMBER, 15 SEPTEMBER 2026 - Tiga hari menjelang berakhirnya tahapan wawancara Beasiswa Cinta Bergema Kabupaten Jember 2026, semangat para mahasiswa peserta seleksi masih terlihat. Hari ini, selasa 15 september 2026 Mereka datang membawa berkas, menunggu giliran, sekaligus menyimpan harapan agar bantuan pendidikan dari Pemerintah Kabupaten Jember tersebut dapat menjadi bagian dari perjalanan mereka menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

Tahapan wawancara menjadi salah satu bagian penting dalam proses seleksi Beasiswa Cinta Bergema. Setelah melewati seleksi administrasi dan verifikasi, sebanyak 7.566 mahasiswa dinyatakan berhak mengikuti wawancara. Mereka selanjutnya bersaing untuk mendapatkan salah satu dari 4.200 kuota beasiswa yang disediakan Pemkab Jember tahun ini.

Bagi mahasiswa, wawancara bukan sekadar menjawab pertanyaan dari pewawancara. Di balik antrean dan berkas yang mereka bawa, terdapat cerita mengenai perjuangan menempuh pendidikan, cita-cita yang ingin diraih, serta harapan untuk mendapatkan dukungan agar dapat terus berkuliah. Salah seorang mahasiswa pendaftar Beasiswa Cinta Bergema mengaku mengikuti proses seleksi dengan penuh harapan. Baginya, beasiswa tersebut bukan hanya mengenai bantuan biaya pendidikan, tetapi juga kesempatan untuk meringankan beban keluarga sekaligus lebih fokus menyelesaikan kuliah.

“Semoga saya bisa lolos dan mendapatkan beasiswa ini. Kalau diterima, tentu sangat membantu untuk kebutuhan kuliah dan mengurangi beban orang tua, saya juga ingin menyelesaikan kuliah dengan baik dan nantinya bisa memberikan sesuatu yang membanggakan untuk keluarga,” ujar mahasiswa tersebut.

Suasana wawancara pun menjadi gambaran bagaimana pendidikan memiliki arti besar bagi generasi muda Jember. Ada peserta yang datang dengan penuh percaya diri, ada pula yang terlihat tegang sebelum memasuki ruang wawancara. Namun, semuanya memiliki tujuan yang sama, yakni memperjuangkan kesempatan memperoleh dukungan pendidikan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin, S.STP., M.Si., mengatakan proses wawancara dilakukan sebagai bagian dari tahapan seleksi untuk memastikan calon penerima memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.

“Proses wawancara ini menjadi bagian penting untuk memastikan data dan kondisi peserta sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Kami ingin proses seleksi berjalan dengan baik, objektif, dan dapat menghasilkan penerima yang benar-benar memenuhi persyaratan,” ujar Nurul Hafid Yasin.

Ia menjelaskan, tingginya jumlah peserta membuat pelaksanaan wawancara membutuhkan waktu yang cukup panjang. Dari ribuan mahasiswa yang mengikuti tahap tersebut, nantinya hanya 4.200 orang yang akan ditetapkan sebagai penerima Beasiswa Cinta Bergema 2026. Proses wawancara di mulai dari tanggal 07 September hingga 19 September2026.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Jember menambahkan, proses seleksi dilakukan secara cermat agar program beasiswa yang bersumber dari anggaran daerah tersebut dapat tepat sasaran. Sebelumnya, proses verifikasi telah dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak untuk memastikan keabsahan data peserta, termasuk data kependudukan dan data perguruan tinggi.

Bagi para mahasiswa, tiga hari menjelang berakhirnya wawancara menjadi waktu untuk menunggu dengan penuh harap. Setelah mengikuti seluruh tahapan, keputusan akhir akan menentukan siapa yang memperoleh kesempatan menerima bantuan pendidikan tersebut.

Beasiswa Cinta Bergema akhirnya bukan hanya tentang siapa yang lolos dan siapa yang belum berkesempatan menerima. Lebih jauh, program tersebut menjadi gambaran tentang bagaimana akses pendidikan dapat membuka harapan bagi mahasiswa untuk menatap masa depan.

Menjelang akhir tahapan wawancara, para peserta pun kembali pulang membawa satu hal yang sama, harapan. Harapan untuk lolos, harapan untuk menyelesaikan pendidikan, dan harapan agar suatu hari ilmu yang mereka peroleh dapat kembali memberikan manfaat bagi keluarga dan juga Kabupaten Jember. (puja)

Galeri Foto