logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kaliwates

Hadiri Haul ke-39 KH Farouq Muhammad, Camat Kaliwates Ajak Teladani Perjuangan Ulama

  • 12 April 2026
  • Dibaca 189 Kali
Bagikan Via:
hadiri-haul-ke-39-kh-farouq-muhammad-camat-kaliwates-ajak-teladani-perjuangan-ulama-20260412

Hadiri Haul ke-39 KH Farouq Muhammad, Camat Kaliwates Ajak Teladani Perjuangan Ulama

JEMBER, 12 APRIL 2026 – Suasana khidmat menyelimuti Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin di Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Jember, saat ratusan jemaah menghadiri haul ke-39 almarhum KH Farouq Muhammad, Minggu 12 April 2026.

Momentum ini menjadi pengingat penting akan keteladanan ulama dalam membangun peradaban dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Camat Kaliwates, Dwi Sunu Arinugroho, menghadiri haul tersebut. Kehadirannya mencerminkan sinergi yang erat antara pemerintah daerah dan kalangan pesantren dalam menjaga tradisi keagamaan serta melestarikan nilai-nilai kearifan lokal.

Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri pengasuh pondok, para ulama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah dari berbagai daerah.

Dalam kesempatan itu, Dwi Sunu menyampaikan bahwa haul merupakan momentum penting untuk mengenang jasa para ulama yang telah berkontribusi besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta menyebarkan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

“Kami hadir untuk turut mendoakan agar almarhum KH Farouq Muhammad mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, segala amal ibadahnya diterima, dan ilmunya menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” ujarnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin, KH Musoddiq Fikri Farouq, menyampaikan pesan almarhum kepada para santri, alumni, dan hadirin. Ia menegaskan pentingnya peran santri dalam mengabdi kepada masyarakat.

“Semua santri wajib mengajar ngaji ketika sudah kembali ke masyarakat atau ke rumahnya. Pokoknya mengajar ngaji,” tuturnya.

Gus Fikri, sapaan akrab KH Musoddiq Fikri Farouq, berharap semangat dan keteladanan almarhum terus diwariskan kepada generasi muda, khususnya para santri, agar menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi agama, masyarakat, serta negara.

Turut hadir dalam acara tersebut Lora Ismail Amin Kholil dari Bangkalan. Dalam tausiyahnya, ia menegaskan bahwa berbakti kepada orang tua tidak mengenal batas waktu.

“Dalam Islam tidak ada kata terlambat untuk berbakti kepada orang tua. Mendoakan kedua orang tua melalui kegiatan haul ini merupakan bagian dari bakti kita kepada mereka yang telah wafat,” ungkapnya.

Rangkaian haul ke-39 ini berlangsung tertib dan lancar, diisi dengan pembacaan selawat nabi, tausiyah keagamaan, serta doa bersama untuk keselamatan dan kemajuan masyarakat Kecamatan Kaliwates, khususnya, dan bangsa Indonesia pada umumnya. (fik)

Galeri Foto