Hari Kedelapan Operasi Ketupat Semeru, BPBD Jember Pantau Jalur Gumitir hingga Destinasi Wisata
- 21 Maret 2026
- Dibaca 206 Kali
Bagikan Via:
Hari Kedelapan Operasi Ketupat Semeru, BPBD Jember Pantau Jalur Gumitir hingga Destinasi Wisata
JEMBER, 20 MARET 2026 – Memasuki hari kedelapan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, BPBD Kabupaten Jember bersama tim gabungan melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah titik strategis, termasuk jalur utama dan destinasi wisata di wilayah Kabupaten Jember, Jumat 20 Maret 2026.
Kegiatan ini bertujuan memastikan keamanan, kelancaran arus lalu lintas, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama periode arus mudik dan libur panjang.
Patroli yang dilaksanakan mulai pukul 16.00 WIB ini mencakup sejumlah Pos Pengamanan seperti Pos Gumitir, Pos Tawang Alun, dan Pos Pondok Dalem.
Selain itu, tim juga melakukan pemantauan di berbagai lokasi wisata, di antaranya Air Terjun 7 Bidadari Sumberjambe, kawasan wisata Rembangan Arjasa, Pemandian Patemon Tanggul, Gunung Pasang Panti, hingga kawasan pesisir seperti Pantai Papuma, Pantai Watu Ulo, Pantai Payangan, dan Pantai Paseban.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi lintas instansi serta instruksi Kepala BPBD Kabupaten Jember dalam rangka meningkatkan pemantauan wilayah selama Operasi Ketupat Semeru berlangsung.
Unsur yang terlibat dalam patroli ini meliputi BPBD, TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta relawan dan organisasi komunikasi seperti RAPI dan ORARI.
Hasil pemantauan hingga pukul 15.00 WIB menunjukkan bahwa situasi di seluruh wilayah terpantau aman dan terkendali tanpa adanya kejadian bencana. Kondisi cuaca secara umum cerah berawan, dengan arus lalu lintas di jalur utama seperti Gumitir, Tawang Alun, dan Pondok Dalem terpantau ramai namun tetap lancar.
Sementara itu, di sejumlah lokasi wisata, kondisi terpantau relatif sepi dari pengunjung. Meski demikian, situasi tetap kondusif dan terkendali. Tidak adanya peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG pada hari tersebut turut mendukung stabilitas kondisi di lapangan.
Salah satu petugas yang terlibat dalam patroli, Iqbal Fathoni, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh wilayah tetap dalam kondisi aman selama masa operasi.
“Kami tidak hanya fokus pada jalur lalu lintas, tetapi juga memantau destinasi wisata yang berpotensi ramai dikunjungi. Hingga saat ini, kondisi di lapangan aman dan terkendali, namun masyarakat tetap kami imbau untuk waspada terhadap perubahan cuaca,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kesiapsiagaan tetap menjadi prioritas utama meskipun kondisi saat ini relatif stabil. Menurutnya, potensi cuaca ekstrem masih perlu diantisipasi mengingat periode pertengahan Maret masih berpotensi hujan di beberapa wilayah.
BPBD Kabupaten Jember juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati selama beraktivitas, baik di jalur perjalanan maupun di lokasi wisata. Apabila terjadi kondisi darurat atau bencana, masyarakat diminta segera menghubungi Call Center Pusdalops BPBD agar dapat ditangani dengan cepat.
Dengan adanya patroli rutin dan sinergi lintas instansi ini, diharapkan situasi keamanan dan keselamatan masyarakat selama Operasi Ketupat Semeru 2026 dapat terus terjaga dengan baik di seluruh wilayah Kabupaten Jember. (bob)