Hari Keempat Koordinasi Lintas Kampus, Bakesbangpol Jember Perkuat Sinergi dengan Perguruan Tinggi Melalui Rencana MoU dan MoA
- 14 Juli 2026
- Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
Hari Keempat Koordinasi Lintas Kampus, Bakesbangpol Jember Perkuat Sinergi dengan Perguruan Tinggi Melalui Rencana MoU dan MoA
JEMBER, 14 Juli 2026 – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember kembali melanjutkan rangkaian kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Lintas Kampus yang telah memasuki hari keempat pada Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.30 WIB ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, penguatan wawasan kebangsaan, serta peningkatan partisipasi akademisi dalam pembangunan daerah.
Pada hari keempat, tim Bakesbangpol Kabupaten Jember melaksanakan audiensi di tiga perguruan tinggi, yaitu Poltekkes Jember, Sekolah Theologi Panasial, dan STIA Pembangunan. Tim dipimpin langsung oleh Sekretaris Bakesbangpol Kabupaten Jember, Poerwahjoedi, S.E., M.M., didampingi Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Mega Wulandari, S.STP., M.M., bersama dua pejabat fungsional Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama, dan Ormas serta seorang mahasiswa magang.
Kegiatan diawali dengan pembukaan audiensi dan perkenalan antara tim Bakesbangpol dengan pimpinan serta perwakilan civitas akademika dari masing-masing perguruan tinggi. Dalam kesempatan tersebut, Bakesbangpol memaparkan maksud dan tujuan pelaksanaan koordinasi lintas kampus, yaitu membangun komunikasi yang lebih erat, menyelaraskan program kerja, sekaligus membuka ruang kolaborasi melalui penyusunan nota kesepahaman (MoU) maupun Memorandum of Agreement (MoA).
Selama audiensi berlangsung, pihak perguruan tinggi memberikan respons positif terhadap inisiatif yang dibangun oleh Bakesbangpol. Perwakilan Poltekkes Jember dan STIA Pembangunan menyampaikan dukungan terhadap rencana kerja sama yang dinilai mampu memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, terutama dalam pengembangan program pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kegiatan yang berkaitan dengan penguatan nilai-nilai kebangsaan, moderasi beragama, ketahanan sosial, dan pembinaan organisasi kemasyarakatan.
Selain menyampaikan paparan mengenai arah kerja sama, kedua belah pihak juga membahas peluang penyusunan MoA atau perjanjian kerja sama sebagai landasan pelaksanaan berbagai program kolaboratif di masa mendatang. Pembahasan berlangsung dalam suasana terbuka sehingga masing-masing institusi dapat menyampaikan kebutuhan, harapan, dan ruang lingkup kerja sama yang memungkinkan untuk direalisasikan.
Adapun kunjungan ke STIA Pembangunan mengalami penyesuaian jadwal. Mengingat aktivitas perkuliahan di kampus tersebut baru dimulai setelah pukul 16.00 WIB, koordinasi teknis dilakukan untuk memastikan proses audiensi dan pembahasan kerja sama dapat dilaksanakan sesuai waktu yang disepakati bersama.
Hasil koordinasi menunjukkan perkembangan yang positif. Dua perguruan tinggi yang telah dikunjungi, yakni Poltekkes Jember dan STIA Pembangunan, menyatakan kesediaannya untuk menindaklanjuti hasil audiensi melalui penyusunan MoU, MoA, maupun bentuk kerja sama lainnya dengan Bakesbangpol Kabupaten Jember.
Sebagai tindak lanjut, masing-masing perguruan tinggi akan mengirimkan draft MoA atau perjanjian kerja sama sesuai dengan format yang berlaku di institusinya. Dokumen tersebut selanjutnya akan dipelajari oleh Bakesbangpol Kabupaten Jember sebelum diajukan kepada Kepala Bakesbangpol untuk memperoleh persetujuan. Sementara itu, waktu dan tempat penandatanganan kerja sama akan disesuaikan dengan agenda pimpinan masing-masing institusi.
Sekretaris Bakesbangpol Kabupaten Jember, Poerwahjoedi, S.E., M.M., mengatakan bahwa koordinasi lintas kampus merupakan langkah strategis dalam membangun jejaring kemitraan yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan dunia pendidikan tinggi.
"Perguruan tinggi merupakan mitra strategis pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul sekaligus menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan. Melalui koordinasi dan sinkronisasi ini, kami ingin membangun kerja sama yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menghasilkan program nyata yang memberi manfaat bagi mahasiswa, civitas akademika, masyarakat, serta mendukung tugas dan fungsi Bakesbangpol dalam memperkuat persatuan, wawasan kebangsaan, dan ketahanan sosial di Kabupaten Jember," ujar Poerwahjoedi.
Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan Bakesbangpol Kabupaten Jember, Mega Wulandari, S.STP., M.M., menegaskan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi akan membuka peluang lahirnya berbagai kegiatan edukatif yang melibatkan mahasiswa dan dosen secara langsung.
"Kami berharap kerja sama ini menjadi pintu masuk untuk berbagai program kolaboratif, mulai dari sosialisasi wawasan kebangsaan, penguatan moderasi beragama, pembinaan organisasi kemasyarakatan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat. Sinergi pemerintah daerah dan perguruan tinggi akan semakin memperkuat ketahanan sosial masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan," ungkap Mega Wulandari.
Melalui pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi lintas kampus yang telah memasuki hari keempat ini, Bakesbangpol Kabupaten Jember terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas kemitraan dengan institusi pendidikan tinggi. Diharapkan, kerja sama yang sedang dipersiapkan dapat segera diwujudkan sehingga berbagai program yang telah direncanakan dapat memberikan kontribusi nyata bagi penguatan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Kabupaten Jember.(but)