HIPPA Banjarsengon Dipimpin Ketua Baru, Wahid Furniawan Terpilih Aklamasi
- 09 Juni 2026
- Dibaca 22 Kali
Bagikan Via:
HIPPA Banjarsengon Dipimpin Ketua Baru, Wahid Furniawan Terpilih Aklamasi
JEMBER, 09 JUNI 2026 – Pengurus Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Kelurahan Banjarsengon, Kecamatan Patrang, resmi memiliki ketua baru. Wahid Furniawan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua HIPPA Banjarsengon periode 2026 dalam musyawarah yang digelar pada Senin, 08 Juni 2026 pukul 19.00 WIB.
Musyawarah berlangsung di kediaman Alvin, Ulu-ulu RT 03 RW 04 Lingkungan Kebon Kidul, Kelurahan Banjarsengon. Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Banjarsengon Sudik Haryono, S.Sos., M.Si., Sekertaris Kelurahan Arik Riyantono, S.Sos., staf kelurahan Joko Suyitno, perwakilan Dinas Pengairan Dandy Yasid, para ulu-ulu, serta ketua kelompok tani se-Kelurahan Banjarsengon.
Ketua Panitia Pemilihan, Waras, menjelaskan bahwa musyawarah dilaksanakan menyusul wafatnya ketua HIPPA sebelumnya. Berdasarkan hasil pertemuan antara ulu-ulu dan kelompok tani pada 1 Juni 2026, disepakati perlunya segera membentuk kepengurusan baru agar pengelolaan air irigasi tetap berjalan optimal dan tidak mengganggu aktivitas pertanian warga.
Proses pemilihan berlangsung secara musyawarah mufakat. Seluruh peserta yang hadir sepakat menetapkan Wahid Furniawan sebagai Ketua HIPPA Banjarsengon terhitung mulai 8 Juni 2026.
Panitia penetapan hasil pemilihan terdiri atas delapan orang, yakni Waras sebagai ketua, Indra sebagai sekretaris, serta Sunan, Ariman, Alfin, Pipin, Sholeh, dan Ghopur sebagai anggota. Penetapan hasil pemilihan turut disaksikan oleh Dandy Yasid dari Dinas Pengairan.
Lurah Banjarsengon, Sudik Haryono, menegaskan bahwa HIPPA memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian melalui pengelolaan dan distribusi air irigasi yang baik.
“HIPPA ini jantungnya sawah. Kalau pengurusnya vakum, distribusi air bisa macet dan petani yang akan merasakan dampaknya,” ujarnya.
Ia mengapresiasi langkah cepat panitia dan kelompok tani yang segera menggelar musyawarah setelah ketua sebelumnya meninggal dunia. Menurutnya, pemilihan yang berlangsung secara aklamasi menunjukkan soliditas dan kedewasaan para petani dalam mengedepankan kepentingan bersama.
“Tidak ada tarik-menarik kepentingan. Semua sepakat demi kepentingan bersama. Ini contoh baik musyawarah mufakat yang perlu dipertahankan,” kata Sudik.
Kepada ketua terpilih, Sudik berpesan agar segera membangun koordinasi dengan seluruh kelompok tani dan ulu-ulu. Ia juga meminta pengurus baru memprioritaskan pemetaan jadwal gilir air untuk musim tanam kedua, pendataan saluran irigasi yang membutuhkan perbaikan, serta pengelolaan administrasi dan iuran HIPPA secara transparan.
“Jaga amanah. Pengurus HIPPA harus turun ke lapangan, mendengar langsung kebutuhan dan keluhan petani. Kelurahan siap memfasilitasi koordinasi dengan Dinas Pengairan maupun instansi terkait,” tegasnya
Pada kesempatan tersebut, Sudik juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada almarhum ketua HIPPA sebelumnya atas dedikasi dan pengabdiannya dalam mendukung ketahanan pertanian di Banjarsengon.
Dengan terpilihnya Wahid Furniawan sebagai ketua baru, HIPPA Banjarsengon diharapkan semakin solid dalam mengelola sistem irigasi, memperkuat pelayanan kepada petani, serta mampu menghadapi berbagai tantangan sektor pertanian, termasuk perubahan iklim yang memengaruhi pola tanam masyarakat. (sgk)