logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Wuluhan

Home Care Wuluhan Sasar Lima KK di Tamansari, Penanganan Berlanjut Sesuai Kondisi Warga

  • 06 September 2026
  • Dibaca 20 Kali
Bagikan Via:
home-care-wuluhan-sasar-lima-kk-di-tamansari-penanganan-berlanjut-sesuai-kondisi-warga-20260907

Home Care Wuluhan Sasar Lima KK di Tamansari, Penanganan Berlanjut Sesuai Kondisi Warga

JEMBER, 6 SEPTEMBER 2026 – Program Home Care di Kecamatan Wuluhan terus bergerak menyasar warga yang membutuhkan penanganan secara langsung. Lima kepala keluarga (KK) di Dusun Gondosari, Desa Tamansari, menjadi sasaran kunjungan pada Jumat, 4 September 2026. Selain pemeriksaan kesehatan, tim Home Care turut memantau kondisi sosial, ekonomi, dan kelayakan tempat tinggal warga.

Kegiatan tersebut melibatkan Pemerintah Kecamatan Wuluhan, Puskesmas Lojejer, Puskesmas Wuluhan, Pemerintah Desa Tamansari, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jember Drs. Hadi Mulyono, M.Si. bersama jajaran.

Camat Wuluhan Hanifah, S.Pt., M.Si. mengatakan, kunjungan dilakukan secara bersama-sama untuk memastikan kondisi warga dapat diketahui secara langsung. Menurut dia, pemantauan di lapangan penting untuk melihat kebutuhan masyarakat secara lebih menyeluruh.

“Kami bersama-sama memantau pelaksanaan Home Care. Selain itu, kami dapat mengetahui keadaan ekonominya, rumahnya layak huni atau tidak,” ujar Hanifah saat dihubungi, Sabtu, 6 September 2026.

Home Care menyasar masyarakat yang telah memenuhi kriteria dan masuk dalam pendataan. Selain itu, warga yang menyampaikan aduan melalui hotline Wadul Guse juga dapat menjadi sasaran penanganan. Mekanisme tersebut memungkinkan laporan masyarakat ditindaklanjuti dengan melihat kondisi warga secara langsung.

Kunjungan ke lima KK di Dusun Gondosari menjadi bagian dari pelaksanaan Home Care yang tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan. Tim juga dapat mengidentifikasi kondisi lain yang membutuhkan perhatian sehingga penanganan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing keluarga.

Dukungan sosial turut diberikan kepada warga sasaran. Masyarakat menerima bantuan berupa selimut, sarung, dan daster sesuai kategori penerima. Bantuan tersebut berasal dari Dinas Sosial Kabupaten Jember.

Dalam kunjungan tersebut, tim juga masih menemukan warga yang belum memiliki administrasi kependudukan secara lengkap. Persoalan itu menjadi salah satu kondisi yang turut dicatat dalam pemantauan di lapangan.

“Kadang kami masih menemukan warga yang belum memiliki administrasi kependudukan yang lengkap,” kata Hanifah.

Bagi pemerintah kecamatan, temuan di lapangan menjadi bagian penting dalam menentukan kebutuhan penanganan warga. Kondisi kesehatan, sosial, ekonomi, tempat tinggal, maupun administrasi kependudukan dapat dikoordinasikan dengan perangkat desa, puskesmas, dan instansi terkait sesuai kewenangannya.

Ke depan, pelaksanaan Home Care di Kecamatan Wuluhan tetap diarahkan kepada warga yang telah terdata maupun masyarakat yang menyampaikan aduan melalui Wadul Guse. Hasil kunjungan menjadi bahan untuk melihat kebutuhan masing-masing keluarga dan menentukan koordinasi penanganan berikutnya.

Dengan pola tersebut, Home Care tidak berhenti pada kunjungan atau pemeriksaan kesehatan. Informasi yang diperoleh dari rumah ke rumah menjadi dasar untuk memastikan persoalan warga dapat diketahui secara langsung dan ditindaklanjuti sesuai kondisi yang ditemukan.

Hanifah menambahkan, pemantauan secara langsung juga membantu pemerintah mendapatkan gambaran yang lebih utuh mengenai kehidupan warga. Sebab, kondisi di lapangan terkadang tidak sepenuhnya tergambarkan melalui data administrasi.

Pelaksanaan Home Care secara berkelanjutan diharapkan mampu mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Melalui keterlibatan pemerintah kecamatan, puskesmas, pemerintah desa, dan unsur terkait lainnya, penanganan warga dapat dilakukan berdasarkan kondisi nyata di lapangan.

Program tersebut sekaligus menegaskan pendekatan pelayanan yang lebih aktif. Pemerintah tidak hanya menunggu masyarakat datang untuk mendapatkan layanan, tetapi turut mendatangi warga yang telah terdata atau menyampaikan aduan untuk memastikan kebutuhan mereka dapat dipetakan dan menjadi bahan penanganan selanjutnya. (riz)

Galeri Foto