Hujan Deras Sebabkan Rumah Warga di Arjasa Ambruk, BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik
- 11 Februari 2026
- Dibaca 313 Kali
Bagikan Via:
Hujan Deras Sebabkan Rumah Warga di Arjasa Ambruk, BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Jember kembali memicu bencana permukiman warga. Kali ini, sebuah rumah milik warga di Dusun Rayap, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, dilaporkan mengalami kerusakan cukup serius akibat ambruknya tembok rumah. Kejadian tersebut terjadi pada Senin malam, 9 Februari 2026, sekitar pukul 21.00 WIB, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut. Informasi kejadian diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember pada Selasa pagi, 10 Februari 2026, sekitar pukul 10.00 WIB.
Berdasarkan data BPBD Jember, rumah yang terdampak merupakan milik Yodi Baskoro yang dihuni oleh lima jiwa. Dampak yang ditimbulkan cukup signifikan, yakni jebolnya tembok rumah dengan ukuran sekitar 8 meter kali 3 meter, serta sebagian atap rumah yang mengalami kerusakan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, kondisi rumah saat ini dinilai belum layak dan belum dapat dilakukan perbaikan oleh pemilik. Situasi tersebut membuat keluarga terdampak membutuhkan perhatian dan penanganan lanjutan dari pihak terkait.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim BPBD Kabupaten Jember bergerak cepat menuju lokasi kejadian pada Selasa malam, 10 Februari 2026. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 20.30 WIB untuk melakukan pendataan, koordinasi dengan warga setempat, serta asesmen dampak kerusakan. Selain itu, BPBD juga menyalurkan bantuan logistik darurat guna meringankan beban keluarga terdampak. Bantuan yang disalurkan meliputi satu paket sembako provinsi, satu paket kebersihan, satu lembar terpal, satu paket lauk pauk, satu paket tambahan gizi, serta satu paket makanan siap saji.
Kegiatan penanganan darurat di lokasi berlangsung hingga pukul 22.00 WIB dan berjalan dengan aman serta lancar. Setelah seluruh rangkaian pendataan dan distribusi bantuan selesai, tim BPBD kembali ke markas komando. Hingga saat ini, kondisi rumah masih belum dilakukan perbaikan dan memerlukan tindak lanjut dari dinas teknis terkait. BPBD Kabupaten Jember juga memastikan akan terus memantau kondisi warga terdampak serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan pasca kejadian.
Sebagai langkah pencegahan, BPBD Kabupaten Jember mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Warga diminta lebih waspada terhadap kondisi bangunan rumah, khususnya yang berada di wilayah rawan hujan deras dan bencana hidrometeorologi. Selain itu, BPBD juga merekomendasikan agar kejadian ini diteruskan kepada dinas terkait guna dilakukan penanganan lanjutan, termasuk perbaikan dan upaya pengurangan risiko bencana. Sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat meminimalkan dampak bencana serta meningkatkan keselamatan warga di masa mendatang.