Hujan Lebat Picu Longsor Plengsengan Pasar Manggisan Tanggul, BPBD Lakukan Penanganan Darurat
- 02 Maret 2026
- Dibaca 273 Kali
Bagikan Via:
Hujan Lebat Picu Longsor Plengsengan Pasar Manggisan Tanggul, BPBD Lakukan Penanganan Darurat
Tanah longsor berupa robohnya plengsengan atau tembok pembatas terjadi di Dusun Teko’an RT 001/RW 027, Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa ini terjadi di area Pasar Manggisan Tanggul dan sempat menimbulkan kekhawatiran bagi pedagang serta warga sekitar. Longsoran memiliki dimensi kurang lebih tinggi 7,5 meter dan lebar 7 meter, sehingga menyebabkan bagian tembok pembatas pasar mengalami kerusakan cukup signifikan. Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa.
Kejadian ini dipicu oleh hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Tanggul sejak Sabtu (28/2/2026) dengan durasi cukup lama. Intensitas curah hujan yang tinggi membuat kondisi tanah menjadi jenuh air dan labil. Sekitar pukul 16.00 WIB pada hari yang sama, plengsengan pembatas di area pasar tidak mampu menahan tekanan tanah dan air sehingga akhirnya roboh. Faktor aliran air dan kemungkinan gerusan di sekitar struktur pembatas turut memperparah kondisi hingga terjadi longsor.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Jember segera melakukan koordinasi dengan pihak pasar dan unsur terkait lainnya. Tim turun ke lokasi untuk melakukan assessment guna mengetahui tingkat kerusakan dan potensi risiko lanjutan. Dokumentasi dilakukan sebagai bagian dari pelaporan dan bahan evaluasi penanganan lebih lanjut. Selain itu, BPBD juga mendistribusikan bantuan logistik berupa dua buah terpal untuk menutup area terdampak sebagai langkah antisipasi apabila terjadi hujan susulan.
Saat ini, kondisi di lokasi relatif terkendali meskipun tanah di sekitar area longsor masih dalam keadaan labil. Petugas pasar bersama warga telah melakukan penanganan awal dengan memasang pagar pembatas sementara dari bambu dan seng untuk mengamankan area berbahaya. Langkah ini dilakukan guna mencegah masyarakat mendekat ke titik longsor yang berpotensi membahayakan keselamatan. BPBD juga mengingatkan bahwa apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi atau arus sungai meningkat, risiko longsor susulan tetap perlu diwaspadai.
Tim mitigasi merekomendasikan agar masyarakat dan pengelola pasar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor lanjutan. Edukasi kepada warga dinilai penting agar tidak melakukan pembangunan terlalu dekat dengan lereng maupun melakukan pemotongan tanah tanpa perhitungan teknis yang memadai. Unsur yang terlibat dalam penanganan kejadian ini meliputi BPBD Kabupaten Jember, staf Pasar Manggisan, dan warga sekitar. Dengan sinergi tersebut, diharapkan proses penanganan lanjutan dapat berjalan optimal serta mampu meminimalkan risiko kejadian serupa di kemudian hari.